Panen Sorgum, Kadis Pertanian : Optimalkan Produksi!
Sukabuminow.com || Senyum sumringah terpancar dari para petani sorgum yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) Mina Mukti Terpadu Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, para petani tersebut tengah melakukan panen, Selasa (1/3/22).
Panen tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri tersebut, terasa lebih spesial, karena dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana, dan jajarannya.
“Alhamdulillah hari ini bisa panen sorgum. Seperti kita tahu, sorgum ini menempati urutan kelima setelah padi, jagung, kedelai, dan gandum sebagai sumber pangan. Selamat untuk Poktan Mina Mukti Terpadu,” tutur Thendy.
Ia menjelaskan, panen Sorgum hari ini dilakukan di atas lahan seluas satu hektare var bioguma 1. Menurut rencana, panen selanjutnya di lahan seluas dua hektare var bioguma 3 akan digelar dua pekan berikutnya.
“Menurut informasi yang saya dapatkan, potensinya sangat luar biasa. Satu hektare bisa mencapai empat ton biji kering. Nah untuk panen sekarang, itu diproyeksikan untuk benih,” bebernya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) itu menjelaskan, harga sorgum di pasar saat ini mencapai 5 ribu rupiah per kilogram. Sorgum diterima di pasar dalam bentuk biji kering.
“Dijual ke Koperasi Konsumen Sorgum Nusantara. Jadi memang sudah ada off taker-nya. Sehingga para petani tidak perlu bingung menjual ke mana,” ungkapnya.
Di Kabupaten Sukabumi, kata Thendy, sorgum ditanam di tujuh kecamatan. Di antaranya Kecamatan Nagrak, Cibadak, Ciambar, Caringin, Kabandungan, Gunungguruh, dan Bantargadung. Ia berharap, para petani sorgum dapat mengoptimalkan lahan dan budidaya termasuk inovasi teknologi untuk menghasilkan produksi yang optimal. Serta lebih intens dengan para petugas pembina untuk dikawal dan didampingi terkait budidaya dan pemeliharaannya.
“Juga lebih intens berkoordinasi dengan off taker untuk jaminan pasar dengan harga yang adil dan menguntungkan semua pihak, sehingga terjamin kontinuitas. Dan meningkatkan koordinasi lintas sektoral, terutama untuk pengolahan pascapanen agar ada nilai tambah,” pungkas Thendy. (Andra)
Editor : Mulya H || E-mail Redaksi sukabuminow8@gmail.com




