AdvertorialKabupaten SukabumiPendidikan

Menuju Indonesia Emas 2045, Pengajar Paud Miliki Peran Penting

Reporter : Ade Firmansyah

Sukabuminow.com || Merah hitamnya karakter seorang anak di masa mendatang, sedikit banyaknya menjadi tanggung jawab guru Paud. Hal itu diungkapkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, dalam Silaturahmi Himpaudi se-Kecamatan Palabuhanratu dalam rangka HUT Ke-XV Himpaudi, di Aula Setda, Jumat (11/9/20).

Marwan mengatakan, pengurus Himpaudi dan guru-guru Paud harus memiliki pemahaman terhadap karakter anak. Sehingga anak memiliki masa depan yang cemerlang. Terlebih, pemerintah pusat telah menggaungkan ‘Menuju Indonesia Emas 2045’ dengan anak-anak generasi saat ini sebagai pondasinya.

“Penguatan karakter anak jelas menjadi tanggung jawab orang tua. Sementara penguatan karakter anak untuk masuk ke setiap jenjang pendidikan adalah tugas dari guru Paud. Tugas guru Paud berat memang. Tapi kami meyakini, tugas berat itu akan terlaksana dengan mudah karena komitmen yang nyata,” tutur Marwan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, telah banyak contoh anak-anak terlibat kasus kriminal atau bahkan melanggar norma yang tidak seharusnya dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.

“Sering kita lihat anak-anak kita berkumpul di tempat yang tidak semestinya, seperti tempat gelap. Itu harus dicegah sedini mungkin supaya mereka paham bahwa hal itu tidak baik. Harus terus ditanamkan dalam pembangunan karakter mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, Marwan juga akan mendorong seluruh guru ter-cover oleh BPJS pada tahun 2021 mendatang. Rencana tersebut semestinya terealisasi pada anggaran perubahan, namun gagal akibat adanya wabah Covid-19 yang memangkas anggaran yang ada.

“Kita akan dorong BPJS untuk guru Paud di tahun 2021. Sehingga mereka tenang dalam bertugas. Dan fokus pada pengembangan karakter anak,” tegasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, M Solihin, mengatakan, BPJS yang dimaksud yakni BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya juga menegaskan, bahwa rencana itu semestinya dilakukan pada anggaran perubahan tahun 2020. Tapi urung terlaksana akibat Corona.

“Sudah diwacanakan sejak lama. Dan harusnya terealisasi tahun ini. Yang jelas, kita akan dorong BPJS ketenagakerjaan supaya para guru Paud ini lebih tenang dalam bertugas,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close