Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Maki-maki Petugas Pos Penyekatan, Warga Bekasi Minta Maaf

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Pos penyekatan Benda, Cicurug, sempat dihebohkan dengan perlakuan kasar 2 orang dalam sebuah mobil terhadap petugas, Sabtu (15/5/21). Keduanya memaki petugas karena tak terima diputar balik oleh petugas penyekatan.

2 orang tersebut diketahui bernama Raminto dan Hesti. Keduanya merupakan warga Bekasi. Kasus tersebut baru saja dibahas dalam press conference Polres Sukabumi, Minggu (16/5/21) sore.

“Hari ini kita kedatangan secara sukarela ibu Hesti dan pak Raminto ke kantor Satreskrim Polres Sukabumi terkait kejadian berita viral yang memaki petugas di pos penyekatan Cicurug, Sabtu kemarin pukul 10 siang,” terang Kapolres Sukabumi, AKBP Lukman Syarif, dalam pers conference di ruang media center Polres Sukabumi.

Lukman menjelaskan, kedatangan keduanya ke Polres Sukabumi atas kesadarannya sendiri. Sebab berdasarkan pemeriksaan penyidik, apa yang dilakukan keduanya masuk dalam unsur melawan hukum.

“Keduanya melanggar Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, kemudian Pasal 216 KUHPidana tentang Tidak Menuruti Perintah Yang Dilakukan Menurut Undang-undang, dan ketiga, Pasal 315 KUHPidana tentang Penghinaan Ringan,” jelas Lukman.

Adapun yang menjadi korban adalah petugas Satlantas Polsek Cicurug, Briptu Febio Marcelino, telah memaafkan kejadian tersebut.

“Keduanya telah menyadari perbuatannya. Dengan itikad baiknya, keduanya meminta maaf kepada Briptu Febio dan Polri,” bebernya.

“Saya Kapolres Sukabumi, memberikan apresiasi kepada anggota yang melaksanakan tugas dengan baik dan menyayangkan kejadian tersebut. Di sinilah kita diuji kesabaran sebagai anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas. Dan di sinilah kita lihat kesadaran masyarakat dalam mematuhi anjuran pemerintah,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close