AdvertorialKabupaten SukabumiParlemen

Komisi I Terima Curhat APDESI Kabupaten Sukabumi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Sempat jadi bahan perbincangan setelah video penolakan bantuan sosial Gubernur Jawa Barat untuk masyarakat terdampak Corona, pengurus Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi berupaya meluruskan apa yang telah terjadi.

Rabu (29/4/20), para Kades yang tampil dalam video yang beredar, menemui Kapolres Sukabumi, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, dan Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Arm Suyikno, untuk memberikan klarifikasi. Kini, para pengurus APDESI tersebut melakukan hearing dengan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/20).

“Sempat ramai memang. Saya sudah melihat videonya. Tapi kenyataannya, mereka bukan menolak bantuannya. Tapi menolak data penerima yang tidak sesuai hasil pendataan yang dilakukan pihak desa. Mereka meminta Bansos disalurkan dengan data terbaru yang valid,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman.

Dalam kesempatan itu, Paoji menjelaskan, para pengurus APDESI Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) yang dapat digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

“30 persen dari ADD dapat digunakan untuk penanggulangan Covid-19. Kami meminta agar pihak desa segera memperbaiki dan memperbarui data penerima manfaat. Sehingga pembagian Bansos nanti berjalan kondusif,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close