Kecelakaan Kerja di Palabuhanratu Sukabumi, Dua Buruh Bangunan Terjepit Fondasi Ambrol
Sukabuminow.com || Peristiwa kecelakaan kerja nyaris merenggut nyawa dua pekerja bangunan di Kampung Kebon Tarum 2, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/1/26). Kedua korban terjepit material bangunan setelah struktur fondasi proyek tempat mereka bekerja tiba-tiba ambrol.
Kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika dua buruh berada di area galian fondasi. Struktur bangunan yang belum stabil runtuh ke bagian bawah galian, menyebabkan kedua pekerja terhimpit tanah dan material fondasi dengan ruang gerak yang sangat terbatas.
Mendapat laporan kejadian, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Basarnas, tenaga medis Dinas Kesehatan, serta warga sekitar segera melakukan upaya penyelamatan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi lokasi yang sempit dan material bangunan yang menekan tubuh korban.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Dinas Damkartan Kabupaten Sukabumi, Uus Sumarna, menjelaskan bahwa korban pertama bernama Agung (24 th) berhasil dievakuasi sekitar 10 menit setelah petugas tiba di lokasi.
“Korban pertama langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Uus kepada wartawan.
Sementara itu, proses evakuasi korban kedua, Amud (45 th), berlangsung lebih lama dan penuh kehati-hatian. Posisi korban yang terjepit di antara fondasi dan tanah galian membuat tim penyelamat kesulitan menggunakan peralatan.
“Kondisi korban cukup sulit karena terjepit pondasi dan tanah galian yang rapat. Ruang geraknya sangat terbatas, namun seluruh unsur terus berupaya maksimal,” jelasnya.
Setelah hampir satu jam proses penyelamatan, tepat pukul 14.00 WIB, korban kedua akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.
“Alhamdulillah, kedua korban berhasil dievakuasi berkat kerja sama Damkar, Basarnas, tenaga kesehatan, dan para pekerja di lokasi,” tambah Uus.
Saat ini, kedua korban telah menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu untuk memastikan kondisi kesehatan mereka pascakecelakaan kerja tersebut.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana




