Insiden Jetski di Sukabumi, Polisi Siapkan Gelar Perkara Usai Korban WNA Tewas

Sukabuminow.com || Penanganan insiden jetski yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi di Pantai Buffalo, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut. Jasad korban bernama Al Muhanna Hasan Radhi telah dijemput langsung oleh pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi dari RSUD Palabuhanratu pada Selasa (6/1/26) dini hari.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, membenarkan proses penjemputan tersebut. Ia menyampaikan bahwa jasad korban diambil dari kamar jenazah RSUD Palabuhanratu sekitar pukul 05.00 WIB untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta.

“Benar, jenazah dijemput oleh Kedutaan Besar Arab Saudi sekitar pukul lima pagi. Setelah itu langsung dibawa ke Jakarta. Teknis pemulangan selanjutnya dikoordinasikan pihak kedutaan dengan keluarga korban,” ujar Dadi.

Sementara itu, satu korban lainnya dalam insiden jetski tersebut, seorang perempuan bernama Siti Maryam, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu. Menurut AKP Dadi, korban belum dirujuk ke rumah sakit lain dan masih ditangani tim medis setempat.

“Untuk korban perempuan masih dirawat di Palabuhanratu. Sampai pagi tadi belum ada rencana rujukan, masih dalam perawatan intensif,” jelasnya.

Dadi juga menambahkan, pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara guna mengungkap secara menyeluruh kronologi dan tanggung jawab dalam insiden yang menelan korban jiwa tersebut. Pemeriksaan terhadap pemilik wahana jetski juga akan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Nanti akan dilakukan gelar perkara. Setelah pemeriksaan terhadap pemilik wahana, hasilnya akan kami simpulkan melalui gelar tersebut,” tegasnya.

Dari pihak rumah sakit, Humas RSUD Palabuhanratu Billy Agustian menjelaskan bahwa kondisi Siti Maryam masih membutuhkan pengawasan ketat. Saat ini pasien dirawat di ruang High Care Unit (HCU) dengan bantuan alat pernapasan.

“Pasien masih berada di ruang HCU dan menggunakan ventilator. Kondisinya masih dalam pengawasan ketat dokter. Direncanakan akan dilakukan CT scan, dan sampai saat ini belum ada rencana rujukan,” ungkap Billy.

Di sisi lain, upaya media untuk meminta keterangan dari pemilik wahana jetski belum membuahkan hasil. Pemilik wahana memilih menghindar dan enggan memberikan pernyataan terkait insiden jetski yang terjadi di kawasan wisata tersebut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami seluruh aspek kejadian guna memastikan penanganan hukum berjalan objektif dan sesuai prosedur.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru