Kota SukabumiPeristiwa

Gudang Rongsok Milik Warga Sukabumi Hangus, Damkar: “Akibat Korsleting”

Sukabuminow.com || Asap hitam pekat membumbung tinggi di langit Kota Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/1/26) pagi. Sebuah gudang rongsok milik Agus di Jalan KH. Ahmad Sanusi, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran hebat yang mengejutkan warga sekitar.

Gudang yang dipenuhi material bekas mudah terbakar itu hangus dengan luas area terdampak mencapai sekitar 500 meter persegi. Api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan, mengingat lokasi gudang berada di kawasan padat aktivitas warga.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Ujang Rustandi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 07.55 WIB.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak. Kami tiba di lokasi sekitar sepuluh menit kemudian dan segera melakukan upaya pemadaman,” katanya.

Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Karakteristik material rongsokan yang tersimpan di dalam gudang membuat proses pemadaman tidak mudah. Api terus muncul dari beberapa titik dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

“Penanganan berlangsung hampir tiga jam. Api benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB oleh Regu Alpha, dibantu Regu Bravo dan Regu Charlie,” ujarnya.

Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik di dalam gudang. Beruntung, saat kejadian gudang dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Sukabumi juga mendapat dukungan dari Damkar Kabupaten Sukabumi, personel TNI dan Polri, serta tim medis dari PMI. Kolaborasi lintas instansi ini dinilai krusial untuk mempercepat penanganan sekaligus mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Hingga saat ini, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan penghitungan oleh pihak terkait. Namun, kerusakan dipastikan cukup signifikan mengingat hampir seluruh isi gudang ludes terbakar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di bangunan gudang atau tempat penyimpanan barang mudah terbakar. Pencegahan adalah kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ujang.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil pada sistem kelistrikan dapat berujung pada bencana besar, dengan dampak yang tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam keselamatan lingkungan sekitar.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page