Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Kapolres Sukabumi Tegas : Stop Judi Online!

Sukabuminow.com || Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, melarang keras seluruh personelnya terlibat dalam judi online (judol). Selain dilarang oleh hukum, judol juga telah memakan korban dari kalangan polisi. Dimana seorang suami dibakar oleh istrinya sendiri di Mojokerto. Keduanya merupakan pasangan polisi yang sama-sama berpangkat Briptu.

“Terkait judi online, kami secara tegas melarang semua anggota Polres Sukabumi terlibat dalam praktik judi online,” tutur Tony, Kamis (13/6/24).

Ia menegaskan, akan melakukan segala upaya agar peristiwa serupa tidak terulang, baik di lingkungan Polres Sukabumi maupun masyarakat luas. Tony mengaku kerap membahas hal itu dalam momen apel.

“Kami selalu menekankan kepada seluruh anggota agar tidak terlibat dalam praktek judi online. Tim cyber kami terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan media sosial, untuk memantau kemungkinan adanya oknum anggota yang terlibat dalam praktik judi online,” tegasnya.

Tony menjelaskan, penindakan judol tidak main-main. Dirinya menyebut, hal itu telah dibuktikan dengan pengungkapan dan penindakan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim.

“Kepada seluruh masyarakat, saya minta stop terlibat dalam praktik judi online. Dan jika ada anggota kami yang melakukan itu, maka kami akan menindaknya,” ujarnya.

“Dalam internal Polri ada sistem untuk menindak oknum anggota yang melakukan pelanggaran dari mulai sidang disiplin, sidang kode etik, bahkan pidana dalam peradilan umum. Intinya, kami tidak akan menolerir anggota yang terbukti terlibat dalam praktik judi online,” imbuhnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, bahwa seorang polisi bernama Briptu Rian Dwi Wicaksono tewas usai dibakar istrinya, Briptu Fadhilatun Nikmah di Asrama Polisi Mojokerto Kota, Sabtu (8/6/24). Adapun motif kejadian itu dipicu lantaran korban menghabiskan uang belanja untuk judi online.

Akibat kejadian mengerikan itu, korban menderita luka bakar hingga 96 persen, dan akhirnya meninggal dunia 25 jam setelah kejadian. Sementara istrinya, kini telah jadi tersangka dan ditahan di Mapolda Jawa Timur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button