Enam Destinasi Andalan Sukabumi Sumbang Ratusan Juta Rupiah untuk Kas Daerah

Sukabuminow.com || Di tengah persaingan sektor pariwisata nasional yang semakin ketat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menunjukkan kekuatannya sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat. Hingga pertengahan Juni 2026, sektor wisata daerah ini berhasil menyumbangkan pendapatan sebesar Rp656.853.000 untuk kas daerah.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa wisata alam masih menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang paling potensial. Air terjun, kawasan hutan wisata, pantai, hingga wisata geotermal yang tersebar di berbagai wilayah Sukabumi terus menarik minat wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

Data yang disampaikan Mojang Wakil II dan Kameumeut Kabupaten Sukabumi 2024, Auliya Ramadhani, di akun instagram milik Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/26), menunjukkan bahwa selama periode 8 hingga 14 Juni 2026, enam objek daya tarik wisata (ODTW) yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencatat retribusi sebesar Rp25.206.000.

Dari jumlah tersebut, destinasi Curug Cikaso menjadi penyumbang pendapatan tertinggi dengan nilai retribusi mencapai Rp6.585.000. Posisi berikutnya ditempati Curug Sodong sebesar Rp5.676.000, disusul Geyser Cisolok yang menghasilkan Rp3.660.000.

Sementara itu, Pondok Halimun menyumbang pendapatan sebesar Rp3.390.000, kemudian Pantai Minajaya sebesar Rp1.015.000, dan kawasan wisata Cinumpang sebesar Rp661.000.

Selain penerimaan dari retribusi kunjungan wisatawan, terdapat pula pemasukan dari asuransi wisatawan sebesar Rp4.219.000. Dengan demikian, total pendapatan yang masuk ke kas daerah selama periode tersebut mencapai Rp20.987.000.

Secara kumulatif, pendapatan sektor wisata Kabupaten Sukabumi sejak 1 Januari hingga 14 Juni 2026 mencapai Rp656.853.000.

Rinciannya terdiri atas:

– Retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp647.553.000

– Hasil kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) sebesar Rp9.300.000

Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor wisata masih menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang konsisten. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari tingginya daya tarik wisata alam Sukabumi yang memiliki bentang geografis lengkap, mulai dari kawasan pesisir selatan, pegunungan, hutan tropis, air terjun eksotis, hingga fenomena geotermal yang langka.

Keunggulan inilah yang menjadikan Sukabumi memiliki posisi strategis dalam peta pariwisata Jawa Barat bahkan nasional.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan seluruh objek wisata guna menciptakan destinasi yang nyaman, aman, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan melalui penataan kawasan, pembenahan fasilitas, peningkatan pelayanan kepada wisatawan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak yang mengelola destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi seluruh wisatawan melalui penataan dan pembenahan seluruh objek daya tarik wisata, baik yang dimiliki, dikelola, maupun diselenggarakan oleh pemerintah, perorangan, perusahaan, instansi, dan pihak lainnya. Langkah ini penting agar sektor pariwisata dapat menjadi sumber ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Auliya Ramadhani menyampaikan pesan pengembangan pariwisata daerah.

Dengan tren pendapatan yang terus bertumbuh sepanjang 2026, Kabupaten Sukabumi optimistis sektor pariwisata akan semakin berperan sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menjadi etalase kekayaan alam Jawa Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru