AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sungai Cipalabuan Tandai Rangkaian Kegiatan

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memulai rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan melakukan bakti sosial bersih-bersih Sungai Cipalabuan, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (5/6/24).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo mengatakan, Sungai Cipalabuan dipilih dalam pembukaan rangkaian kegiatan bukan tanpa alasan. Sebab sungai tersebut tepat berada di Kota Palabuhanratu. Sedangkan puncak kegiatan dijadwalkan dilangsungkan di atas tanggal 20 mendatang.

“Bersih-bersih sungai kita fokuskan di Sungai Cipalabuan, karena sungai ini karena ini membelah Kota Palabuhanratu yang jadi Ibu Kotanya Kabupaten Sukabumi. Kita ingin wajah Kota Palabuhanratu semakin baik dan masyarakat semakin sadar. Intinya kami ingin tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai. Karena tidak hanya tidak indah dilihat, tapi juga merusak ekosistem di sungai dan di laut,” tutur Prast.

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain DLH, tampak pula Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu yang dipimpin Camat Deni Yudono. Tampak pula Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu yang dipimpin Lurah Hendriana. Serta unsur lain seperti PPNP, PLTU Palabuhanratu, dan relawan.

“Hasil tadi sampah banyaknya sampah plastik, non plastik juga ada. Nah ini mungkin kita jangan lelah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa sampah tanggung jawab kita. Jadi jangan sampai dibuang ke sungai. Tadi kami juga memasang jaring untuk meminimalisir sampah masuk ke laut,” katanya.

Adapun haring yang dipasang di Sungai Cipalabuan berukuran panjang 8 meter dengan lebar 60 sentimeter. Jaring tersebut diharapkan dapat menangkap sampah-sampah kecil dan memudahkan petugas melakukan pembersihan.

“Nanti sampah-sampah plastik dan yang mengambang itu bisa kita tangkap. Sementara saat ada sampah besar seperti kayu, itu akan jalan terus. Untuk pengangkutannya, kami akan berkolaborasi dengan PPNP. Itu juga teknik kami untuk menyiasati kurangnya armada,” ujarnya.

“Saat ini kita maksimalkan dulu armada yang ada. Jadi dari 47 kecamatan kita sudah melayani sekitar 33 kecamatan dan itu belum semua desa. Namun dengan seperti itu kami mencoba memaksimalkan dulu pelayanan yang ada. 52 armada kita optimalkan untuk melayani di 33 kecamatan tadi,” imbuhnya.

Prast juga mengingatkan warga Palabuhanratu bahwa pihaknya telah menyiapkan tempat pembuangan sampah sementara di belakang Korwil Pengelolaan Sampah di Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto.

“Sebelum dibawa ke TPA Cimenteng, haltenya di situ. Itu kita pindahkan karena memang tidak layak dan sudah merusak pemandangan juga,” katanya.

“Saya kembali mengingatkan masyarakat bahwa persoalan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tapi kita bersama. Kami yakin, jika dikerjakan bersama dalam pengelolaannya, maka sampah bukan lagi masalah,” pungkasnya. (Ade F)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button