Sukabuminow.com || Meninggalnya Kayla Nur Syifa, pelajar SMAN 1 Cisaat saat tengah mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sukabumi 2024 di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Jumat (19/4/24), mengundang keprihatinan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar.
Baca Juga :
- IGD Overload, RSUD Palabuhanratu Jamin Pelayanan Tetap Maksimal
- Peserta Seleksi Paskibraka Meninggal Dunia, Kesbangpol Kabupaten Sukabumi Beber Kronologi
Ia meminta panitia kegiatan harus bisa menjelaskan sebaik mungkin kronologi kejadian kepada keluarga yang saat ini tengah dalam keadaan duka mendalam.
“Kami harap Kesbangpol (Kabupaten Sukabumi, panitia) benar-benar mencari tahu penyebab meninggalnya siswi tersebut dan dapat menjelaskannya kepada keluarga. Keluarga yang ditinggalkan berhak mengetahui penyebab meninggalnya almarhumah,” tutur Politisi Gerindra itu, Sabtu (20/4/24).
Seblumnya diberitakan, Kayla Nur Syifa atau K, kolaps saat tes lari keamaptaan di Lapang Cangehgar, Jumat pagi. Ia pingsan setelah lari kurang lebih 12 menit yang disusul kejang-kejang. Tim medis seleksi Paskibraka sempat memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke RSUD Palabuhanratu. Namun takdir berkata lain.
“Almarhumah meninggal dunia saat menjalankan tugas mulia untuk mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi dalam pelaksanaan pengibaran bendera merah putih (Agustus mendatang),” tegasnya.
Hera mengucapkan bela sungkawa mendalam kepada keluarga Kayla. Ia pun berharap, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat memberikan penghargaan bagi almarhumah.
“Seyogyanya pemerintah memberikan penghormatan dan penghargaan kepada almarhumah,” pungkasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana
