Kabupaten SukabumiPeristiwa

Diduga Hirup Gas Beracun, Pria Ciemas Tewas di Lubang

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Seorang pria meninggal dunia di bekas galian tambang rakyat, Kampung Cibangban RT 01/10 Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/8/21).

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Ciemas, Aipda Feri Sahromi mengatakan, penyebab meninggalnya pria berinisial S (30 th) tersebut diduga akibat gas beracun di lubang sedalam 15 meter tersebut.

“Kejadiannya diperkirakan pukul 9 pagi (kemarin) di bekas lubang tambang emas yang sudah tidak digunakan. Korban diduga kehabisan napas karena ada gas beracun (zat asam). Berdasarkan keterangan saksi, S masuk ke lubang tersebut untuk mengambil selang blower yang tidak terpakai,” terang Feri.

Feri memaparkan, lubang tersebut telah lebih dari 3 bulan tidak dioperasikan. S sendiri merupakan warga Kampung Cikanteh RT 02/10 Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas.

“S ke lokasi itu bersama 2 rekannya sekaligus saksi dari insiden tersebut, yakni Mamat (52 th) dan Edi (45 th). Sebelumnya, S telah beberapa kali diperingatkan saksi agar jangan dulu masuk ke lubang bekas tambang emas tersebut sebelum blower angin dihidupkan cukup lama.

“Tapi baru dihidupkan lima menit, korban langsung masuk ke bekas lubang tambang itu. Setelah 20 menit, S tidak kunjung keluar. Pas dilihat, sudah mengambang di bawah lubang,” tuturnya.

Jasad korban dapat dievakuasi setelah 30 menit. Selanjutnya dibawa ke rumah duka yang tidak jauh dari lokasi bekas tambang.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan visum et revertum,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close