AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Cuaca Tak Menentu, Produksi Manggis Turun Drastis

Reporter : Andra

Sukabuminow.com || Cuaca yang tidak menentu berpengaruh terhadap hasil pertanian di Kabupaten Sukabumi. Tanaman hortikultura merasakan dampak negatif dari situasi tersebut, salah satunya tanaman manggis.

Kepala Seksie Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, mengatakan, produksi manggis di Kabupaten Sukabumi saat ini hanya 10 persen dari produksi biasa.

“Kondisinya seperti ini sekarang. Sulit memang dengan kondisi cuaca seperti saat ini,” tutur Deni kepada Sukabuminow.com, Senin (18/1/21).

Ditemui di ruangannya, Deni menjelaskan, rata-rata produksi manggis di Kabupaten Sukabumi dapat mencapai hingga lebih dari 5 ribu ton per tahun.

“Jumlah itu berasal dari sentra tanaman manggis kita di Cicantayan, Cikembar, dan Gunungguruh,” bebernya.

Kendati terdapat penurunan produksi, namun angin segar berhembus dari sisi produksi untuk ekspor. Sebab 80 persen hasil panen saat ini memenuhi standar kualitas ekspor.

“Harga juga masih lumayan bagus. Untuk harga ekspor mencapai Rp 55 ribu per kilogram. Sedangkan untuk di pasar lokal, harga manggis mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram,” ungkapnya.

“Tidak ada masalah dari segi perawatan atau yang lainnya. Penurunan produksi ini lebih kepada faktor cuaca yang kurang bersahabat saja,” tandasnya.

Editor : Andra Permana ||E-mail Redaksi sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close