AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Closed Loop Kelapa Genjah Dimulai Akhir Tahun, Ciracap Ditinjau Kementan dan BPS

Sukabuminow.com || Wacana closed loop kelapa genjah di Kabupaten Sukabumi segera memasuki tahap persiapan. Akhir tahun ini, 100 hektare lahan di Kecamatan Ciracap akan dijadikan lokasi awal percontohan dari rencana 1.090 hektare di Kabupaten Sukabumi.

Belum lama ini, lokasi closed loop kelapa genjah di Kecamatan Ciracap didatangi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian RI dan Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat.

“Dirjen Bun dan BPS memiliki misi yang berbeda dalam peninjauan kemarin. Tapi tujuannya sama, untuk melihat secara langsung persiapan Ciracap menjadi lokasi closed loop kelapa genjah,” terang Kepala Seksi Penatausahaan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Gumilar Permana, saat ditemui di ruangannya, Senin (15/11/21).

Ia menguraikan, kedatangan Dirjen Bun untuk untuk melihat secara keseluruhan persiapan Kecamatan Ciracap dalam menjadi lokasi closed loop kelapa genjah pertama kali. Sedangkan BPS Pusat melakukan sinkronisasi data komoditas kelapa khususnya di Kabupaten Sukabumi untuk kepentingan closed loop.

“Kemarin itu dilakukan uji sampling kepada enam kelompok tani pelaku usaha kelapa di Ciracap. BPS membawa kuisioner yang harus dijawab oleh Poktan,” terangnya.

Adapun kuisioner yang tertera dalam BPS Pusat, antara lain legalitas kelompok, pengelolaan usaha yang sedang dan sudah dilakukan, pengolahan hasil kelapa terkait added value dari produksi butiran biasa ke gula cetak dan gula semut, kendala dalam pengelolaan usaha kelapa, dan harapan ke depan dari pemerintah dan masyarakat.

“Itu garis besarnya. Yang pasti, dari pengajuan untuk peremajaan dan perluasan di enam kecamatan itu 1.090 hektare dan baru akan dijadikan percontohan di Kecamatan Ciracap sebesar 100 hektare,” bebernya.

Sebanyak enam Poktan didatangi Dirjen Bun dan BPS Pusat serta Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan itu. Di antaranya Poktan Subur Makmur 2, Harapan Maju, Karya Nyata, Cikalapa Maju Bersama, Tani Indah, dan Warung Waru.

“Alhamdulillah Dirjen Bun dan BPS mengapresiasi kinerja dari para pelaku usaha atas pendampingan Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Dan Kabupaten Sukabumi layak dijadikan lokasi closed loop kelapa genjah dan jadi prioritas di Kementerian Pertanian RI,” jelas Gumilar.

Terkait tinjauan tersebut, para pelaku usaha kelapa di Ciracap antusias. Pembina Poktan di Kecamatan Ciracap untuk petani kelapa, Dani Ramdanny, mengaku bersyukur wilayahnya dijadikan prioritas untuk program closed loop kelapa genjah yang akan dimulai akhir tahun ini.

“Sangat senang dengan kebijakan ini. Tentu akan banyak membantu para petani dari segala sisi termasuk sisi perekonomian para petani. Semoga program ini berjalan lancar dan sukses,” harapnya. (Andra)

Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page