Kabupaten SukabumiKesehatan

Vaksin Sinopharm dari Bio Farma Sasar Warga di Delapan Kecamatan CPUGG

Sukabuminow.com || Belum lama ini, Pemkab Sukabumi menerima 10 ribu vaksin gotong royong dari program CSR PT Bio Farma. Menurut rencana, vaksin jenis Sinopharm itu akan lebih difokuskan untuk masyarakat di delapan kecamatan yang termasuk dalam Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG).

Terkait hal itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr Rika Mutiara mengatakan, proses vaksinasi menggunakan vaksin dari Bio Farma tersebut tidak bisa dilakukan oleh Puskesmas. Mengingat PCare vaksin gotong royong hanya dipegang oleh RS Hermina dan Klinik dokter Dini, Cibadak, yang sebelumnya ditunjuk oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

“Aplikasi Pcare vaksin Covid-19 sendiri merupakan bagian dari sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19. Pcare mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19. Untuk vaksin gotong royong ini hanya dua instansi itu yang ditunjuk. Mereka pelaksananya,” terang Rika di ruang kerjanya, Senin (15/11/21).

Rika menegaskan, 10 ribu vaksin Sinopharm dari Bio Farma tersebut untuk dua dosis. Dimana masyarakat di delapan kecamatan CPUGG menjadi prioritas seperti yang dikatakan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Terlebih, Bio Farma memiliki kecamatan binaan di wilayah CPUGG.

“Seperti yang tadi dikatakan, pelaksananya bukan Puskesmas. Vaksinator-nya bukan plat merah, tapi dua instansi swasta mitra Dinas Kesehatan itu. Mereka yang akan memberikan vaksin kepada warga di delapan kecamatan itu. Kami plat merah, pasti akan membantu sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Rika menjelaskan, kendati vaksinasi dilakukan oleh pihak swasta pemegang PCare tersebut, namun data capaian vaksinasi tetap akan masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

“Datanya tetap masuk ke kita. Dan kita berharap vaksinasi-nya nanti sukses. Yang pasti, kami sedang fokus menuju PPKL Level 2 sekarang ini,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi menggunakan vaksin gotong royong tersebut, Rika mengaku terus intens melakukan komunikasi dengan dua pemegang PCare tersebut.

“Pelaksanaannya mereka yang menentukan. Dan tenaga kesehatan dari dua instansi ini yang akan datang ke lokasi yang sudah ditentukan, untuk melakukan vaksinasi menggunakan vaksin dari Bio Farma tersebut,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button