Camat Palabuhanratu Ungkap Sebab Pergerakan Tanah Nyalindung
Sukabuminow.com || Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berada di jalur patahan, retakan, dan rayapan. Sehingga tidak heran, terjadi pergerakan tanah di area tersebut. Hal itu disampaikan Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar, berdasarkan hasil kajian Geospasial dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Semula hanya empat rumah yang terdampak dan rusak berat. Terus bertambah menjadi 13 kemudian 15 akibat hujan yang terus menerus mengguyur,” terang Ali usai meninjau lokasi, Jumat (4/3/22).
Dari 15 rumah, kata Ali, sembilan di antaranya sudah ditinggalkan para penghuninya untuk mengungsi. Ia menegaskan, pendataan akan terus dilakukan pemerintah terhadap keluarga terdampak.
“Hari ini kita lakukan pendataan ulang, agar yang belum dievakuasi bisa secepatnya kita evakuasi,” ucapnya.
Terkait posko, Ali menjelaskan, akan segera dibentuk. Posko akan terintegrasi antara warga sekitar, aparat desa, kecamatan, dan BPBD. Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat mengantisipasi lebih cepat jika ada pergerakan tanah susulan.
“Semoga bisa secepatnya teratasi. Paling utama dukungan dari semua pihak, sehingga warga tidak resah dan kembali bisa melanjutkan kehidupan dengan kondisi yang aman,” imbuhnya.
Ali merekomendasikan 15 rumah itu untuk direlokasi, mengingat kondisi bangunannya rusak berat. Sedangkan keluarga terdampak yang belum meninggalkan rumah akan dicarikan tempat tinggal sementara.
“Tadi sudah sepakat kalaupun tidak ada tempat, akan dicarikan tempat. Kita rekomendasikan gedung sekolah yang ada di Kampung Nyalindung atau kita bangunkan rumah sementara,” tandasnya. (Edo)
Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




