DPPKB Sukabumi Kawal Kampung KB Bantargebang Tembus Seleksi Jabar 2026
Sukabuminow.com || Komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam membangun keluarga berkualitas mulai menunjukkan hasil. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, berhasil lolos seleksi administrasi tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dan melaju ke tahap wawancara daring.
Capaian ini tidak lepas dari peran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi yang terus memperkuat intervensi berbasis keluarga.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi DPPKB Kabupaten Sukabumi, Feri Budiman, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor di tingkat desa hingga kecamatan.
“Keberhasilan Kampung KB Bantargebang ini adalah cerminan kerja bersama. Kami hadir langsung dalam wawancara daring di lokasi Kampung KB bersama unsur UPT, kasubag dalduk, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, hingga bidan desa dan kader PKK,” ujar Feri saat ditemui usai kegiatan di Kampung KB Bantargebang, Rabu (29/4/26).
Menurutnya, penguatan Kampung KB tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada capaian indikator pembangunan keluarga, seperti penurunan prevalensi stunting dan peningkatan Indeks Pembangunan Keluarga (i-Bangga).
Feri menjelaskan, proses seleksi tingkat provinsi dilakukan secara ketat melalui sistem pelaporan berbasis website resmi Kampung KB milik BKKBN. Penilaian mencakup indikator proses, output, hingga outcome yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Evaluasi yang dilakukan tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga implementasi di lapangan. Karena itu, kami terus mendorong pembaruan data secara berkala, penguatan kegiatan DASHAT, serta optimalisasi peran kelompok kerja di tingkat desa,” jelasnya.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah catatan dari tim penilai provinsi, seperti kelengkapan laporan operasional, dokumentasi kegiatan, hingga konsistensi pembaruan data. Namun hal tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.
“Catatan dari provinsi kami jadikan pijakan untuk memperkuat sistem. Target kami bukan sekadar lolos seleksi, tetapi memastikan program Kampung KB benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Feri.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kampung KB Bantargebang memiliki potensi besar menjadi model pengembangan keluarga berkualitas di Kabupaten Sukabumi, terutama dalam integrasi layanan kesehatan, edukasi keluarga, dan pemberdayaan masyarakat.
Wawancara daring yang digelar oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi tahapan penting dalam menentukan Kampung KB terbaik di tingkat provinsi. Setiap peserta diberikan waktu untuk memaparkan program unggulan, dilanjutkan sesi diskusi dan evaluasi oleh tim penilai.
Feri berharap, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi Kampung KB lainnya di Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas program dan pelaporan.
“Kami ingin Kampung KB menjadi garda terdepan dalam pembangunan keluarga. Dari keluarga yang kuat, akan lahir masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




