Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Bocah SD Tewas Dibacok, Polisi Buru Pelaku

Sukabuminow.com || Seorang pelajar SDN Sirnagalih, Palabuhanratu, tewas setelah dibacok segerombolan yang diduga pelajar SMP, Sabtu (4/3/23).

Korban berinisial RM (12 th) atau karib disapa Toyib, warga Citepus PAM, Palabuhanratu. Saat kejadian, anak kelahiran 2007 itu tengah berjalan pulang di Jalan KH. Anwari bersama rekannya usai sekolah.

“Korban dibacok di bagian leher oleh gerombolan yang tidak dikenal dari arah Gunung Butak. Sempat berjalan beberapa meter, tapi karena banyak darah yang keluar, akhirnya korban ambruk dan tidak sadarkan diri,” ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Saat kejadian, di sekitar lokasi ada beberapa saksi yang terkejut melihat peristiwa itu. Aa Dede -sapaan Maruly- menjelaskan, saksi berupaya menolong korban dan mengevakuasinya ke RSUD Palabuhanratu.

“Nyawa korban tidak tertolong. Kami sudah melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Kami akan bekerja maksimal mengungkap kasus ini,” jelasnya.

Aa Dede meminta keluarga korban bersabar dan menunggu hasil kerja pihaknya. Dirinya juga mengungkapkan belasungkawa mendalam atas kepergian RM.

“Saya atas nama pribadi mau pun Polres Sukabumi turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran. Mari kita doakan yang terbaik untuk RM. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikannya ahli surga,” tandasnya.

Sementara itu menurut pedagang siomay di Taman Bunga, Aji, para pelaku diduga masih pelajar SMP. Namun dirinya tidak mengetahui para pelaku sekolah di mana.

“Mereka pakai pakaian dobel. Seragam sekolahnya tidak kelihatan,” jelasnya.

Sedangkan salah satu petunjuk yang digambarkan Aji dan saksi lainnya, yakni para pelaku membentangkan bendera besar berwarna merah putih biru.

“Seperti bendera Belanda. Ada lah sekitar 2 kali 2 meteran. Mereka pake motor berenam, satu motor tiga orang,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page