Kabupaten SukabumiPemerintahan

Bapenda Kabupaten Sukabumi Bikin Gebrakan, Hadiah Umroh Menanti

Sukabuminow.com || Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, melakukan gebrakan dan langkah strategis untuk memotivasi masyarakat agar taat terhadap retribusi dan pajak daerah.

Sejumlah langkah strategis disusun mantan Sekretaris Dinas Kominfosan Kabupaten Sukabumi itu bersama jajarannya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi, pria yang baru dilantik sebagai Kepala Bapenda pada tanggal 6 Maret 2024 membuat terobosan baru yang menggiurkan.

Baca Juga :

“Ke depan kita akan launching Gebyar Sipenyu atau Gerakan Bayar dan Sadar Retribusi dan Pajak Edisi Nyabet Untung. Program ini sebagai bentuk apresiasi terjadap masyarakat yang telah taat membayar retribusi,” terangnya usai memimpin rapat di Aula Kantor Bapenda Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Kamis (14/3/24).

Bima -sapaan akrab Herdy- menilai, tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap pajak dan retribusi daerah saat ini memang relatif rendah. Ia menegaskan berkomitmen akan melakukan langkah dan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Ke depan orang yang patuh membayar pajak di awal tahun dan patuh membayar retribusi, akan di beri hadiah berupa umroh ke tanah suci. Hadiah lainnya juga kita siapkan berupa sepeda motor, kulkas, sepeda, mesin cuci, dan banyak hadiah lainya. Semua itu akan diundi dan diberikan di momen Hari Jadi Kabupaten Sukabumi mendatang,” jelasnya.

Selain itu, Bima juga akan melakukan penyepadanan antara nomor objek pajak dengan nomor induk kependudukan. Sehingga data yang dihasilkan akan realistis.

“Nanti melalui NIK wajib pajak, bisa kelihatan ada berapa objek pajak yang dimiliki oleh seseorang,” ujarnya.

Bima optimis, langkah yang dirilisnya akan mampu meningkatkan pajak daerah untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan segera melakukan rapat terbatas bersama dinas intansi lain untuk menggali potensi dan sumber pendapatan lainnya. Kami akan mengundang DPMPTSP, DPMD, Dinas Pariwisata, Disdukcapil, Disdagin, DKUKM, Diskominfo, BPS, PHRI, dan asosiasi pengusaha, untuk melakukan pendataan potensi dan memberikan pemahaman bersama,” pungkasnya. (Ade F)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button