BisnisKabupaten Sukabumi

Bangkit di Tengah Pandemi, Ikan Cupang Jadi Solusi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Pandemi Covid-19 membuat beberapa kalangan kehilangan pekerjaan dan sumber penghasilan. Namun, bagi Eka Widya Putra Pratama, warga Kampung Kaum, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pandemi tersebut malah membuka peluang usaha baru.

Dirinya memulai bisnis ikan Cupang pada 2019 akhir. Awalnya, ia hanya memelihara dua ekor Cupang. Hingga akhirnya ‘tenggelam’ dan tertarik untuk melakukan ternak dan mulai menjual Cupang.

“Awalnya tertarik aja, suka. Terus belajar breeding dan memperbanyak. Alhamdulillah masih kontinyu sampai sekarang,” tutur pria 29 tahun itu kepada Sukabuminow.com di kediamannya, Sabtu (23/1/21).

Eka mengaku, tidak menemui kesulitan dalam membudidayakan ikan Cupang. Namun hanya terkendala air dan cuaca dalam budidaya. Saat ini, dirinya menjual ikan Cupang jenis Koi Galaxy, Nemo Cooper, hingga Blue Rim. Harganya mulai dari Rp 7 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

“Budidaya Cupang itu gak susah, gak perlu tempat luas, tinggal menyediakan media styrofoam, airnya yang bagus, udah tinggal breeding,” jelasnya.

“Jenis Koi Galaxy, Nemo, Cooper, Blue Rim, memang harganya udah di atas Rp 500 ribu sekarang. Penjualan lebih banyak di masa pandemi, soalnya orang lebih banyak di rumah,” terangnya.

Dirinya juga mulai merambah dunia online untuk menjual ikan Cupang-nya. Penjualannya kini telah mencapai beberapa daerah di Pulau Jawa hingga ke Bali. Dalam sehari, Eka meraup 1 hingga 2 juta rupiah dari hasil penjualan Cupang.

“Sudah tembus ke Jambi hingga Bali. Ada juga lembaga khusus penjual Koi untuk sharing perihal penjualan. Alhamdulillah tidak ada kendala berarti,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close