Sukabuminow.com || Suasana di Kampung Pasir Cangkore, Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak riuh, Selasa (24/3/26) pagi. Tiba-tiba kepulan asap pekat membumbung dari salah satu rumah warga.
Tak butuh waktu lama, kobaran api mulai membesar. Warga sekitar pun panik, berusaha menyelamatkan barang seadanya sambil berharap api tidak merembet ke rumah lain di kawasan permukiman yang cukup padat tersebut.
Laporan kejadian masuk ke Posko Pemadam Kebakaran Jampangkulon sekitar pukul 10.35 WIB. Dalam hitungan menit, petugas langsung bergerak menuju lokasi.
Danpos Damkar Jampangkulon, Lelan, menuturkan bahwa kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam penanganan kebakaran kali ini.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 10.35 WIB dan langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan pemadaman dan pengamanan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” ujarnya.
Perjalanan menuju lokasi bukan tanpa tantangan. Akses jalan yang terbatas serta kepadatan lingkungan menjadi hambatan tersendiri. Namun, petugas akhirnya tiba sekitar pukul 11.02 WIB dan langsung berjibaku dengan api.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di dalam rumah. Percikan kecil yang tak terlihat, dalam sekejap berubah menjadi bencana yang melahap bagian bangunan.
Beruntung, respons cepat petugas berhasil mengendalikan situasi sebelum api menjalar lebih luas. Di tengah rapatnya jarak antarbangunan, potensi kebakaran meluas menjadi ancaman nyata yang berhasil dicegah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta. Bagi korban, angka tersebut bukan sekadar nominal, melainkan juga kehilangan tempat berteduh dan kenangan yang ikut hangus terbakar.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat, untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Korsleting, yang kerap dianggap sepele, nyatanya dapat memicu bencana besar dalam waktu singkat.
Di sisi lain, kesigapan petugas pemadam kebakaran menjadi bukti nyata pentingnya respons cepat dalam situasi darurat. Dalam hitungan menit, keputusan dan tindakan yang tepat mampu menyelamatkan lebih banyak rumah dari ancaman kobaran api.
Kebakaran di Cimanggu ini bukan sekadar peristiwa lokal. Ia mencerminkan potensi risiko yang sama di banyak daerah di Indonesia, di mana kepadatan permukiman dan instalasi listrik yang kurang terawat menjadi kombinasi rawan yang perlu mendapat perhatian serius.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
