Sukabuminow.com || Perang sarung seakan menjadi tradisi ketika Ramadan. Untuk mengantisipasinya, Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, mengeluarkan imbauan bagi orangtua agar menjaga anaknya saat malam hari.
Peristiwa itu mendapat tanggapan dari Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi. Ia mengaku prihatin serta mendukung seluruh pihak untuk turun tangan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak dan remaja yang kerap menjadi pelaku.
Baca Juga :
- Rapat Paripurna Pertama 2024, DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Tujuh Agenda
- Siapa Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Selanjutnya?, Ini Jawaban Budi Azhar
“Saya sampaikan keprihatinan yang mendalam atas maraknya kenakalan remaja di bulan suci Ramadan ini. Bulan suci ini harusnya dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan, tapi beberapa oknum remaja kita malah melakukan hal yang tidak baik,” tuturnya, Selasa (19/3/24).
Badri meyakini, peristiwa musiman itu diperhatikan juga oleh seluruh unsur termasuk pemerintah daerah. Langkah tegas, menurut Badri, harus diambil untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi.
“Saya mendorong agar pemerintah segera melakukan langkah-langkah praktis untuk pencegahan dan pembinaan kepada pelajar,” tegasnya.
Ia berharap ada kerja sama yang baik antara pihak keluarga dan masyarakat untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada anak-anaknya, serta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan agar anak-anak diberikan kegiatan positif yang bersifat mengikat di sekolah maupun di luar sekolah.
“Diharapkan itu dapat mempersempit ruang anak untuk melakukan hal negatif. Peran orangtua sangat dominan, tentu saja dengan bantuan seluruh pihak tadi,” pungkasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana
