Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Wajib Lapor, 8 Remaja Yang Diduga Anggota Geng Motor

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || 8 orang pria yang mayoritas masih remaja yang diduga terlibat dalam geng motor di Palabuhanratu, diwajibkan melakukan wajib lapor 1×24 jam ke Mapolres Sukabumi. Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila.

Ia mengatakan, pihaknya telah memeriksa 8 remaja yang diduga terlibat dalam kegiatan geng motor tersebut. Pihaknya juga masih mendalami postingan di akun media sosial fesbuk dengan nama Raden Grab On Road.

“Untuk postingan di medsos sendiri kami akan terus menindak lanjuti, apakah postingan tersebut memang telah melanggar tindak pidana hukum atau tidak,” terang Rizka, Senin (31/5/21).

Sementara itu pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa screenshot postingan akun milik Raden Grab On Road. Dari hasil pemeriksaan didapat bahwa postingan tersebut ditujukan untuk memancing reaksi dari kelompok motor yang lain.

“Kami bergerak cepat melakukan upaya preventif. Ke-8 orang itu kami amankan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 8 orang pria diamankan Polres Sukabumi di tempat yang berbeda, Minggu (30/5/21). Mereka diduga terlibat dalam geng motor.

“Kronologinya berawal dari adanya postingan di media sosial fesbuk dengan nama akun Raden Grab On Road yang memposting beberapa foto orang yang diduga anggota geng motor GBR (Garda Bangsa Reformasi/Grab On Road) dengan memegang senjata tajam dan mengklaim sebagai gengster Palabuhanratu,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif dalam keterangannya, Senin (31/5/21).

“Untuk antisipasi terjadinya keributan antargeng motor, tim gabungan Satfung Polres Sukabumi melakukan patroli ke tempat-tempat yang biasa dipakai berkumpul oleh anggota geng motor GBR, XTC, Brigez, dan Moonraker. Selanjutnya kami berhasil mengamankan 8 orang,” jelasnya.

Lukman mengatakan, dalam postingan fesbuk tersebut, nampak seorang pria memegang senjata tajam. Namun, saat diamankan tidak didapati senjata tajam tersebut.

“Saat diamankan, ke-8 orang tersebut tidak menguasai sajam,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button