Uji Coba Pengalihan Arus di Palabuhanratu, Upaya Pemerataan Lalu Lintas dan Sebar Keramaian

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menerapkan uji coba pengalihan arus lalu lintas di kawasan Palabuhanratu, Selasa (20/5/25). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan dan menyebarkan pusat keramaian yang selama ini terpusat di pusat kota.

Uji coba pengalihan arus ini dilakukan di titik strategis pertigaan Gunung Butak, Desa Citepus, Palabuhanratu. Melalui kebijakan ini, kendaraan dari arah Cisolok yang hendak menuju pusat kota Palabuhanratu akan diarahkan melalui Jalan KH. Anwari di Gunung Butak.

Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, menjelaskan bahwa inisiatif pengalihan arus ini berasal langsung dari Bupati Sukabumi, Asep Japar, sebagai bentuk ikhtiar pemerataan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Palabuhanratu.

“Arahan dari Pak Bupati sangat jelas, yakni bagaimana lalu lintas tidak selalu menumpuk di satu titik. Kami di kecamatan bertugas memfasilitasi koordinasi lintas sektor, agar uji coba ini berjalan optimal,” ujar Deni.

Menurutnya, gagasan tersebut langsung direspons oleh Satlantas Polres Sukabumi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, pihak kecamatan bersama unsur kelurahan, desa, dan tokoh masyarakat turut terlibat dalam sosialisasi di lapangan.

Sementara itu, Kasi Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, menambahkan bahwa pengalihan arus ini bersifat sementara dalam tahap uji coba. Namun ke depan, jika efektivitasnya terbukti, kebijakan ini akan dipermanenkan.

“Kami harap masyarakat bisa menyesuaikan diri. Tujuan dari pengalihan ini bukan semata-mata memindahkan kemacetan, tapi menciptakan alur yang lebih terdistribusi dan nyaman untuk semua pihak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Jalan KH. Anwari kini dipersiapkan sebagai jalur alternatif yang representatif, baik dari sisi infrastruktur maupun pengaturan lalu lintas. Petugas di lapangan pun akan bersiaga untuk membantu pengendara yang belum familiar dengan rute baru.

Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan, untuk mengikuti rambu-rambu sementara, mematuhi arahan petugas, dan mendukung upaya ini sebagai bentuk partisipasi dalam menciptakan ketertiban wilayah.

“Ini bukan hanya soal kendaraan, tapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman. Perubahan itu perlu proses, dan partisipasi masyarakat jadi kunci keberhasilan,” pungkas Deni.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru