AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

UHC Kabupaten Sukabumi Aman, Ini Penjelasannya

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi telah memenuhi ambang batas Universal Health Coverage (UHC). Saat ini, angkanya menyentuh 96,17 persen dan berada pada peringkat ke-8 di Jawa Barat.

Hal itu terungkap dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan Semester I tahun 2023 di kantor BPJS Kesehatan Sukabumi yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, Kamis (7/4/23).

“Kabupaten Sukabumi di peringkat delapan untuk persentase. Sedangkan dari sisi jumlah penduduk, berada di peringkat dua,” ungkap Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Dwi Surini.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Sukabuminow.com, UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

“Untuk tahun 2024 ambang batas minimum UHC di angka 98 persen. Jadi harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Menanggapi hal itu Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, merespons dengan positif. Menurutnya, mempertahankan UHC BPJS Kesehatan bertujuan untuk kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat.

“Kita akan mempertahankan UHC. Ketika mempertahankan UHC, masyarakat kalau berobat bisa langsung dilayani,” bebernya.

Ia mengatakan, berbagai program terus disiapkan agar Kabupaten Sukabumi tetap UHC.

“Kita akan mencoba menyusun Perda yang bisa berkesinambungan dengan peningkatan UHC,” pungkasnya. (Ridwan HMS)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button