AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPendidikan

Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Ini Kata Kadis Kesehatan Kabupaten Sukabumi

Reporter : Mulya

Sukabuminow.com || Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, mengatakan, pihaknya belum secara pasti merekomendasikan pembelajaran tatap muka untuk sekolah di Kabupaten Sukabumi. Perlu dilakukan suatu analisa dari para ahli.

“Analisa ini harus datang terutama dari ahli epidemologi. Kalau dilihat dari gambaran zona-zona, dari 47 kecamatan ini 9 di antaranya zona oranye, 25 zona kuning, dan 13 zona hijau,” tutur Harun, usai Rapat Koordinasi Teknis perihal Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kabupaten Sukabumi, di Gedung Negara Pendopo Palabuhanratu, Senin (5/10/20).

Ia menegaskan, Pertemuan Tatap Muka (PTM) tidak mustahil dilakukan. Ia mencontohkan, dari 13 wilayah zona hijau, satu desa diambil sebagai langkah awal atau sampel menggelar PTM di suatu sekolah. Selama masa PTM tersebut, kata Harun, petugas kesehatan di tingkat desa tersebut intens melakukan pengawasan selama 14 hari.

“Berdasarkan hasil pengawasan itu, rekomendasi akan diberikan. Apakah bisa dilakukan PTM atau tidak,” ujarnya.

Namun, lanjut Harun, kendati rekomendasi telah dilayangkan, keputusan akhir tetap pada kebijakan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi.

“Rekomendasi sesungguhnya ada di Ketua Gugas Covid-19 yakni pak bupati. Hal itu telah saya sampaikan ke pak bupati, bagaimana jika kita melakukan simulasi terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana hasilnya,” bebernya.

“Dalam simulasi ini, yang harus dipikirkan tidak menimbulkan satu efek dan risiko bagi penularan untuk selanjutnya. Tapi memberikan satu pembelajaran pada kita untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya di dalam upaya penerapan PTM,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close