Kabupaten Sukabumi

Save Lapangan Badak Putih Palabuhanratu, Forcam Kapal Gelar Aksi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Sebagai bentuk kekecewaan, lantaran lapangan sepak bola Badak Putih, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, diduga telah diklaim milik seseorang dan masih dalam persidangan, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Forum Kecamatan Karang Taruna Palabuhanratu (Forcam Kapal) Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi pemasangan spanduk di sejumlah titik wilayah Palabuhanratu.

Ketua Forcam Kapal, Sandi Yustira, mengatakan, aksinya tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas olah raga yang ada di Kecamatan Palabuhanratu.

“Fasilitas olah raga ini mungkin saja bisa hilang karena ada yang mengklaim,” ujarnya, Senin (22/3/21).

“Ini sebagai bentuk kepedulian dan merasa terpanggil untuk andil di dalamnya. Kami atas nama karang taruna peduli dan terpanggil, salah satunya dengan memasang spanduk, titiknya yaitu di Cangehgar, depan kantor kecamatan, depan pengadilan negeri dan di depan Badak Putih,” tegasnya.

Ia menjelaskan, lapangan sepak bola Badak Putih ini aktif dan merupakan objek vital untuk aktifitas olah raga warga setempat. Apalagi digunakan oleh 32 klub sepak bola termasuk Persiratu.

“Tanah tersebut eks perkebunan yang mana tanah ini diklaim oleh seseorang. Saya tidak tahu seperti apa klaimnya dan tidak mau terlibat di dalamnya. Kami hanya menuntut akses untuk masyarakat umum khususnya di bidang olahraga. Karena selain oleh klub sepak bola, lapang tersebut juga digunakan oleh sekolah terdekat ketika akan ada kegiatan turnamen atau class meeting, bahkan tidak jarang juga digunakan untuk pertandingan tingkat sekolah,” terangnya.

“Apalagi di sini notabene jantung ibu kota dan perlu lapang olah raga di jantung ibu kota. Lapangan sepak bola Badak Putih ini legend dan lapangan paling tua di bandingkan dengan lapangan lainnya,” jelasnya

Ia berharap, lapangan Badak Putih masih jadi aset Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan tidak ada lagi permasalahan-permasalah yang muncul di kemudian hari.

“Sekarang masih dalam proses ranah persidangan. Kami bingung kok bisa tanah pemerintah diperjual belikan. Makanya kami turun ke lapangan untuk memberikan dukungan serta aspirasi pemuda,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page