AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

Resmikan Gedung Baru PPNI, Bupati Sukabumi : Gunakan untuk Evaluasi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Hari jadi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke-47, dijadikan DPD PPNI Kabupaten Sukabumi sebagai momen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Masykur Alawi selaku ketua.

Peringatan HUT PPNI Ke-47 tersebut diperingati DPD PPNI Kabupaten Sukabumi secara sederhana namun tetap khidmat. Bakti sosial berupa khitanan massal, berbagi sembako, dan edukasi Covid-19 kepada masyarakat, menjadi agenda kegiatan. Terakhir, peresmian Gedung DPD PPNI Kabupaten Sukabumi oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, di Kiaralawang, Desa Citepus, Palabuhanratu, Rabu (17/3/21).

PENANDATANGANAN prasasti peresmian Gedung DPD PPNI Kabupaten Sukabumi oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Foto : Sukabuminow

“Salah satu indikator bagi perawat itu sejahtera. Kalau diasumsikan, masalah sejahtera atau tidak sejahtera, itu sangat sulit. Tapi, sejahtera secara kelembagaan bisa dilihat dengan pembangunan tempat ini,” tutur Marwan Hamami usai peresmian.

Dibandingkan yang lain, kata Marwan, perawat masih menjadi profesi yang menjanjikan untuk kesejahteraan. Namun dibalik itu, niat pengabdian tulus menjadi hal yang harus diperlihatkan oleh para perawat.

“Mereka harus terus semangat dalam pengabdian. Harus sering mengevaluasi diri juga. Gedung ini akan menjadi tempat evaluasi bagi mereka untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” tandas Marwan mengakhiri.

Di tempat sama Ketua DPD PPNI Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengaku sangat terbantu dengan support yang selalu diberikan Bupati Sukabumi dalam setiap kegiatan DPD PPNI Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah, kami memiliki gedung baru. Semua berkat soliditas dan kebersamaan anggota DPD PPNI Kabupaten Sukabumi. Gedung ini dibangun murni dari hasil kebersamaan kita, untuk mewujudkan rumah besar perawat di Kabupaten Sukabumi,” bebernya.

Saat ini, ungkap Masykur, terdapat 2.300 perawat se-Kabupaten Sukabumi yang tersebar di 58 Puskesmas, dan 8 rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, serta klinik-klinik yang ada.

“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meskipun sudah ada 65 orang perawat yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan 2 orang meninggal. Tapi In Syaa Allah kami tetap semangat dan berada di posisi garda terdepan,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page