Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Remaja Asal Palabuhanratu Terdampar di Bekasi, Ini Kronologisnya

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Remaja perempuan berusia 17 tahun asal Kampung Cipatuguran RT 03/21, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terdampar di Polsek Kedung Waringin, Bekasi, Jumat (23/10/20).

Kemala Riza, nama remaja malang itu, juga kehilangan ponsel dan sepeda motor matic-nya. Kejadian ini sempat ramai menghiasi grup WhatsApp dan fesbuk.

Kakak ipar Kemala, Nenih, mengatakan, pihak keluarga baru mendapatkan kabar tersebut sekitar pukul 12.00 Wib dari tetangganya, Jumat (23/10/20). Menurutnya, Kamis (22/10/20) pagi, Kemala berpamitan berangkat ke sekolah. Namun hingga pukul 22.00 Wib tidak kunjung pulang.

PESAN di grup fesbuk yang memuat informasi terkait Kemala Riza. Foto : Ist

“Iya dia izin ke sekolah kemarin karena ada tugas. Sempat ada kontak sorenya, katanya izin untuk mengerjakan tugas sampai malam. Tapi sampai tengah malam gak ada kabar. Tadi siang saya dapat kabar dari tetangga adik saya ada di Bekasi, hilang hp dan motor,” ujar Nenih.

Mendengar kabar tersebut, sambung Nenih, pihak keluarga langsung menghubungi nomor yang tertera dalam postingan tersebut dan berkomunikasi dengan Kemala.

“Tadi sudah komunikasi dengan Kemala. Katanya dia dibawa sama laki-laki ngakunya pacarnya, dibawa ke Sukabumi, ke Bogor lalu ke Bekasi di bawa ke hotel,” jelasnya.

“Adik saya gak tidur, dia diminta nunggu sama laki-laki itu, tapi laki-laki itu gak ada balik lagi, bawa motor dan hp adik saya,” sambungnya.

Masih kata Nenih, orang tua korban telah berangkat ke Bekasi untuk menjemput kemala yang berada di polsek Kedung Waringin, Polres Metro Bekasi.

“Mungkin orang tuanya masih dalam perjalanan saat ini,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polresk Kadung Waringin, Iptu Anwar Firdaus, mengatakan, korban janjian dengan laki-laki bernam Reja di Sukabumi, Kamis (22/10/20). Kemala juga minta tolong mau tukar hp dengan RAM yang lebih besar, Reja menyanggupi dan mengajak Kemala untuk ke rumah temannya.

“Kemala sempet nanya jauh gak, kata si Reja udah bawa motor aja paling perjalanan 3 jam. Kemala sebetulnya gak mau, namun pengakuannya gak bisa nolak ajakan si Reja. Kemudian berangkatlah Kemala dan Reja menuju rumah temannya di daerah Cariu Bogor,” ujarnya sat dihubungi via telepon.

“Setelah sampai, temannya tersebut gak ada di rumah dan katanya tinggal di rumah istrinya. Setelah itu, Kemala minta untuk diantarkan pulang walaupun sampai ke Cibadak. Tapi si Reja ini malah mengajak Kemala ke sebuah penginapan untuk beristirahat,” sambungnya.

Saat korban minta pulang, Reja malah mengajaknya berputar-putar di sekitar Bekasi, kemudian kemudian diturunkan dan ditinggalkan di daerah Kedung Waringin. Salah seorang warga yang melihat korban seperti orang kebingungan langsung menolong dan membawanya ke Polsek Kedung Waringin.

“Berdasarkan pengakuannya, korban diduga dihipnotis. Karena korban nurut begitu saja. Untuk hp berikut sepeda motor milik orang tuanya di bawa oleh tersangka. Sementara anaknya masih di Polsek, keluarganya sudah tahu dan sedang dalam perjalanan ke sini,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close