AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Puluhan PKL Diminta Tertibkan Diri, Satpol PP : Waktunya Tujuh Hari

Sukabuminow.com || Satpol PP Kabupaten Sukabumi meminta puluhan pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar Jembatan Pamuruyan Cibadak – Jalur Alternatif Nagrak, agar membongkar kiosnya secara mandiri. Hal itu disampaikan dalam penertiban yang digelar Kamis lalu.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Syarifudin Rahmat mengatakan, penertiban PKL di tempat itu sebagai tindak lanjut dari pengaduan warga dalam aplikasi Laporan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (e-LAPOR) yang langsung terpantau oleh pemerintah pusat.

“Penertiban kemarin sesuai dengan Perda Nomor 10/2015 Jo Perda Nomor 3/2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Para pedagang sementara diberika surat teguran,” ungkap Syarifudin, Sabtu (24/6/23).

Ia menjelaskan, terdapat 20 pedagang dan 10 bangunan yang akan ditertibkan. Pihaknya meminta para pedagang membongkar dan merapikannya secara mandiri.

“Sementara kita berikan surat teguran atau peringatan untuk tidak lagi berjualan di trotoar dan selasar. Atau barang-barang yang dipajang di atas trotoar dibongkar atau dirapikan secara mandiri. Apabila setelah tujuh hari belum dilakukan, nanti kita akan turun lagi dan melakukan pembongkaran dan penyitaan,” tegasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button