Puluhan Balita Palabuhanratu Sukabumi Disurvei Tim SSGI
Sukabuminow.com || Kementerian Kesehatan RI melakukan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di seluruh daerah. Tujuan SSGI yakni untu memberikan gambaran status gizi balita yang meliputi stunting, wasting, underweight, overweight, serta determinannya yang meliputi indikator intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif menggunakan metode two stage stratified sampling secara potong lintang (cross-sectional).
Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 44 dari 47 kecamatan didatangi Tim SSGI untuk disurvei. Termasuk di dalamnya Kecamatan Palabuhanratu.
“Kami sudah disurvei oleh Tim SSGI pada 23 hingga 30 November 2024 kemarin,” tutur Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, Senin (2/12/24).
Deni menjelaskan, sebanyak 30 balita dari dua desa dan satu kelurahan menjadi sampel dan telah disurvei dalam kegiatan tersebut berdasarkan rekomendasi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Rinciannya yakni Desa Citarik, Desa Cikadu, dan Kelurahan Palabuhanratu.
“Masing-masing tempat disurvei selama dua dan tiga hari. Desa Citarik tanggal 23 dan 24 November, Desa Cikadu 29 dan 30 November, sedangkan Kelurahan Palabuhanratu pada 25 dan 28 November lalu. Semua sudah tuntas,” katanya.
Ia menjelaskan, angka kumulatif stunting di Kecamatan Palabuhanratu berada pada angka 8 persen. Sedangkan target nasional untuk stunting harus berada di angka 14 persen ke bawah.
“Hasilnya belum keluar untuk SSGI kemarin. Tapi kami berharap, angka kumulatif Kecamatan Palabuhanratu untuk stunting dapat turun dari angka 8 persen itu,” pungkasnya. (Ade F)
Editor : Andra Permana




