AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatan

PSBB Jilid III Kabupaten Sukabumi Lebih Ramping, Berikut Cakupannya

Reporter : Bimbim

Sukabuminow.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor : 443/Kep.287-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar Tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat Dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Covid-19, yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dalam Kepgub tersebut, diterangkan bahwa perpanjangan PSBB terbagi dalam dua zona. Yakni zona Bodebek yang meliputi Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota/Kabupaten Bekasi, PSBB diperpanjang hingga 6 hari ke depan sejak 30 Mei 2020 hingga 4 Juni 2020. Sedangkan wilayah di luar Bodebek, PSBB akan diberlakukan perpanjangan selama 14 hari terhitung mulai 30 Mei 2020 hingga 12 Juni 2020.

Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi selaku wilayah di luar Bodebek dengan status zona kuning resmi memperpanjang masa PSBB selama 14 hari terhitung sejak 30 Mei 2020. Namun, terdapat pengurangan jumlah wilayah yang masuk dalam PSBB.

“PSBB Jilid I Kabupaten Sukabumi mencakup 14 kecamatan, PSBB Jilid II mencakup 12 kecamatan ditambah 2 desa, masing-masing Tegalpanjang di Kecamatan Cireunghas, dan Bojonggaling di Kecamatan Bantargadung. PSBB Jilid III sekarang lebih ramping,” tutur Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Jumat (29/5/20).

PSBB Jilid III di Kabupaten Sukabumi hanya dilakukan di 6 kecamatan dan 4 desa, yakni Cicurug, Cidahu, Parungkuda, Cibadak, Cisaat, dan Sukaraja. Sedangkan 4 desa yang dimaksud, di antaranya Desa Citarik di Kecamatan Palabuhanratu, Desa Sukadamai di Kecamatan Cicantayan, Desa Warnasari di Kecamatan Surade, dan Desa Bojonggaling di Kecamatan Bantargadung.

“Wilayah yang menjalankan PSBB Jilid III ini berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Terhitung sejak Tanggal 30 Juni 2020 hingga 12 Juni 2020,” jelasnya.

“Semoga terjadi penurunan kurva positif Covid-19. Sehingga Kabupaten Sukabumi dapat segera memasuki Fase New Normal seperti wilayah lainnya,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close