DesakuKabupaten SukabumiPemerintahan

Perpustakaan Desa Gunungguruh Dapat Dukungan Penuh dari Diarpus Sukabumi

Sukabuminow.com || Upaya peningkatan literasi masyarakat kembali mendapat dorongan nyata dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi. Kali ini, dukungan diberikan di Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, yang menjadi lokus Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Pada Selasa (26/8/25), Diarpus menyerahkan bantuan hibah sarana prasarana pengembangan perpustakaan desa. Bantuan tersebut meliputi rak buku, meja, kursi, buku tulis, serta tambahan berupa benih sayuran, alat, dan bahan pengelolaan sampah organik.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Diarpus juga memfasilitasi pelatihan pengelolaan sampah organik yang melibatkan penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan pengelola Bank Sampah Desa Gunungguruh.

Literasi sebagai Pondasi Pemberdayaan

Kepala Desa Gunungguruh, Panji Purnama Cahyana, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah daerah, khususnya Diarpus, dalam mendukung P2WKSS. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kualitas perpustakaan desa, tetapi juga memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih, Diarpus sudah mendukung program P2WKSS di Desa Gunungguruh. Bantuan yang diterima sangat bermanfaat dalam mendukung peningkatan kualitas masyarakat menuju keluarga sehat dan sejahtera,” ujar Panji, Rabu (27/8/25).

Panji menegaskan bahwa keberadaan perpustakaan desa kini tidak sekadar menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat literasi yang menumbuhkan pengetahuan praktis. Dengan adanya rak buku, koleksi bacaan, dan sarana belajar, masyarakat didorong untuk mengembangkan diri, baik dalam keterampilan rumah tangga, pengelolaan lingkungan, maupun peningkatan ekonomi keluarga.

Dukungan Nyata Diarpus

Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Diarpus Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan literasi masyarakat desa. Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengelola sumber daya lokal secara cerdas.

“Bantuan yang kami berikan, baik itu sarana perpustakaan maupun alat pengelolaan sampah organik, bisa dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakat Desa Gunungguruh. Miris bila di desa masih mengeluh cabai mahal, tomat mahal. Minimal cabai, tomat, pandan, cikur, ada di halaman rumah, tidak perlu membeli,” ungkap Yana.

Ia menambahkan, literasi ekologis dan literasi pangan sangat penting dikuasai masyarakat. Dengan mengelola sampah organik menjadi kompos, warga tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Ke depan, sampah-sampah organik yang ada di tiap rumah bukan menjadi polusi, tapi menjadi solusi. Pokoknya masyarakat Desa Gunungguruh kudu pinter, singer, jeung rapekan,” tegas Yana dengan penuh semangat.

Literasi untuk Keluarga Sejahtera

Kegiatan di Desa Gunungguruh ini memperlihatkan bagaimana literasi dapat menjadi pintu masuk untuk menciptakan keluarga yang sehat, cerdas, dan mandiri. Perpustakaan desa bukan hanya ruang membaca, tetapi juga wadah belajar mengelola sampah, menanam sayuran, hingga memperkuat ketahanan pangan.

Dengan sinergi pemerintah desa, Diarpus, serta dukungan masyarakat, Desa Gunungguruh diharapkan mampu menjadi contoh nyata bahwa literasi dapat membawa kesejahteraan bagi keluarga sekaligus mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page