AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Pembangunan PLPR Palabuhanratu Akan Dilanjutkan 2022, Ini Anggarannya

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Pembangunan Dermaga Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR) di Pantai Karang Pamulang, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akan kembali dilanjutkan.

Hal itu terkonfirmasi setelah Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi melakukan penandatanganan serahterima hibah aset Pemda berupa tanah seluas 6.600 meterpersegi di Pantai Karang Pamulang tersebut kepada Kementerian Perhubungan RI di Aula Hotel Augusta, Palabuhanratu, Rabu (29/7/20).

“Tanah itu sudah resmi menjadi milik Kemenhub RI dan menjadi aset nasional. Sehingga pembangunan itu akan berlanjut oleh Kemenhub dan tidak akan berhenti sampai di situ,” tutur Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri.

IYOS Somantri usai melakukan penandatanganan serahterima aset Pemda berupa tanah seluas 6.600 meterpersegi kepada Kementerian Perhubungan RI untuk lanjutan pembangunan PLPR Karang Pamulang Palabuhanratu. Foto : Sukabuminow

Iyos menjelaskan, pembangunan PLPR sempat terhenti, namun tidak dapat dikatakan mangkrak. Sebab pembangunan tersebut bersifat multi use, yang berarti tidak putus dalam satu tahun namun ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

“Tahapan pertama pembebasan lahan, kedua pembuatan apa dulu, ketiga apa, dan selanjutnya. Nah, setelah penyerahan aset ini, pasti ada langkah yang diambil provinsi dan pusat. Jadi sekali lagi, itu bukan mangkrak,” jelasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Herry Antasari, menegaskan, Dishub Provinsi Jabar bertugas menjembatani dan mengawal fungsionalitas dari PLPR agar berjalan dan berfungsi dengan baik.

“Kami mengawal dari sisi administrasi, serahterima aset, maupun dari sisi operasional nantinya. Operasional lanjutan pembangunan akan dilakukan tahun 2022,” terangnya.

Ia menjelaskan, pembangunan lahan seluas 6.600 meterpersegi itu banyak berkaitan dengan sisi darat. Seperti untuk ruang tunggu penumpang, terminal, kemudian parkir tempat penumpukan komoditas, dan lain sebagainya.

“Untuk sisi laut sebetulnya sudah selesai. Ada beberapa hal lagi yang harus disempurnakan jelang operasional nanti. Sebab bagaimanapun juga, kalau tidak digunakan pasti akan ada penurunanan fungsi dan lain sebagainya. Itu masih menjadi tanggung jawab dari kontraktor yang akan dilakukan pada saatnya nanti,” bebernya.

“Total anggaran untuk lanjutan pembangunan PLPR pada tahun 2022 nanti kurang lebih antara Rp 65 Miliar sampai Rp 68 Miliar. Semoga prosesnya lancar, dan selesai pada tahun itu juga,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close