Pajak Sukabumi Lebih Bersahabat, Bupati Optimistis PAD Meningkat
Sukabuminow.com || Ketika sejumlah daerah lain justru menaikkan beban pajak, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah berbeda. Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa strategi yang ditempuh bukan sekadar meningkatkan penerimaan, melainkan membangun kesadaran masyarakat agar lebih taat membayar pajak.
Menurut Asjap, salah satu strategi utama adalah memberikan keringanan bahkan penghapusan sebagian tunggakan pajak dari tahun-tahun sebelumnya. Langkah ini diharapkan mampu membuka ruang bagi wajib pajak yang sempat terbebani tunggakan, sehingga ke depan bisa lebih patuh.
“Kami berembuk bagaimana caranya orang-orang yang memiliki tunggakan pajak bisa kembali taat. Maka, kami berikan pengurangan dengan persentase tertentu untuk tunggakan di tahun-tahun sebelumnya. Harapannya, strategi ini mendorong kepatuhan pajak di masa mendatang,” ujar Asep Japar usai membuka kegiatan Gebyar Si Penyu di GOR Palabuhanratu, Senin (1/9/25).
Selain insentif berupa penghapusan sebagian tunggakan, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan reward khusus bagi wajib pajak yang taat dan tepat waktu, termasuk hadiah umrah. Tidak hanya individu, pemerintah desa yang berhasil mengoptimalkan penarikan pajak pun mendapat apresiasi.
“Ini salah satu perangsang bagi mereka yang sebelumnya kurang taat. Dengan adanya hadiah umrah, kami berharap masyarakat lebih disiplin membayar pajak sesuai waktunya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asjap juga meluncurkan logo baru Sistem Pajak Elektronik Sukabumi Nyambung Urusan (Si Penyu) berwarna emas, sebagai simbol semangat baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menegaskan, pajak merupakan salah satu instrumen vital dalam pembangunan daerah. Karena itu, keberhasilan strategi inovatif ini sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat.
“Kami berharap pajak ke depan mampu memberikan peningkatan signifikan pada PAD. Dengan adanya strategi-strategi seperti pengurangan tunggakan dan pemberian reward, masyarakat bisa lebih sadar dan tidak lagi menunda kewajibannya,” jelasnya.
Asjap menekankan, pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban dengan lebih ringan. Namun pada saat yang sama, kedisiplinan dan kesadaran membayar pajak tepat waktu menjadi kunci utama agar pembangunan di Kabupaten Sukabumi semakin maju.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana




