AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

One Village One Story, Peluang Desa Ungkapkan Sejarah

Reporter : Ridwan HMS

Sukabuminow.com || Pemerintah Republik Indonesia melakukan terobosan dalam rangka mengangkat seni dan budaya yang tumbuh di desa, sehingga potensi yang ada bisa tereksplorasi secara lebih maksimal.

Terobosan tersebut dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi RI, yang berkolaborasi dengan Yayasan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia (YDPKI).

Salah satu kegiatan yang digelar untuk mempercepat proses pengembangan terobosan itu, yakni dengan digelarnya lomba One Village One Story. Puncak perlombaan dilakukan secara virtual, Kamis (26/8/21).

Menurut Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Restu Gunawan, One Village One Story atau satu desa satu cerita ini harus didukung. Sebab kemajuan bangsa Indonesia akan diawali dari desa.

“Inisiatif komunitas ini harus didukung. Sukabumi telah memulai. Ini relevan dengan program Direktorat Pengembangan dan
Pemanfaatan Kebudayaan,” bebernya.

Restu menambahkan, potensi cerita ini belum digarap. Padahal tidak hanya untuk pariwisata, potensi di desa ini bisa untuk pendidikan, penguatan karakter, dan jati diri.

“Kekuatan di desa harus kita dorong supaya desa maju. Ketika potensi desa sudah sepenuhnya tergarap, orang-orang tidak berbondong-bondong pindah ke kota. Oleh karena itu, perlu kerja sama semua pihak agar berbagai potensi di desa dapat tergali,” tandasnya.

Sementara itu dari Ruang Rapat Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, mengapresiasi lomba yang diselenggarakan YDPDKI tersebut.

Menurutnya, perlombaan ini dapat menggali sejarah setiap desa di Kabupaten Sukabumi. Terutama cerita yang selama ini belum populer di masyarakat.

“Kegiatan ini harus menjadi perhatian. Apalagi Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa dan 5 kelurahan. Pasti banyak cerita dari berbagai desa,” ungkapnya.

Setiap desa, papar Iyos, dapat mengangkat berbagai potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Seperti sejarah penamaan Ciletuh, Palabuhanratu, atau cerita legenda Nyi Roro Kidul serta sejarah kampung adat.

“Lewat cerita-cerita itu, bisa lebih memantapkan ragam budaya kepariwisataan di Kabupaten Sukabumi. Sehingga wisatawan bisa semakin tertarik datang ke Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Iyos berharap, berbagai histori muncul lewat perlombaan ini. Sehingga Pemerintah Kabupaten Sukabumi bisa membantu mempublikasikannya secara luas.

“Intinya, semoga muncul histori baru yang selama ini belum terdengar. Seiring sejalan, kita akan publikasikan ke masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close