Murka Samson, Puluhan Polisi dan Warga Berjaga di Sukabumi
Sukabuminow.com || Ketegangan kembali mencengkeram Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Suherlan (33 th), pria bertubuh kekar yang akrab disapa Samson, kembali membuat ulah hingga menebar ketakutan di tengah warga.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Samson, yang diduga mengalami gangguan mental, sudah empat hari terakhir membuat onar. Tak tahan dengan aksi-aksinya, warga kompak mencarinya dengan alat pelindung seadanya. Bahkan, puluhan polisi berseragam lengkap turut berjaga di sepanjang jalan hingga gang-gang kecil untuk mengantisipasi situasi.
J (warga setempat) menjelaskan bahwa kekuatan fisik Samson membuat warga enggan bertindak sendiri. “Sebelum polisi datang, kami berjaga di jalan-jalan. Tapi kalau dia datang bawa pisau atau golok, warga takut. Tenaganya luar biasa,” kata J pada Jumat (24/1/25).
Ketegangan semakin meningkat ketika seorang warga bernama Suhenda (60 th) mengaku menjadi korban ulah Samson. Ia terluka di bagian kakinya setelah terjatuh saat mencoba kabur.
“Saya sedang duduk, tiba-tiba dia datang dengan membawa pisau. Karena takut, saya lari, tapi dia malah mengejar saya,” ungkap Suhenda.
“Untung dia berhenti setelah saya bilang, ‘Apa kamu? Saya enggak ikut-ikutan.’ Tapi rasa takut saya enggak hilang sampai sekarang,” tambahnya.
Aksi pencarian oleh aparat dan warga tidak membuahkan hasil. Diduga, keramaian membuat Samson memilih bersembunyi. Situasi ini mengingatkan warga pada insiden tahun lalu, ketika Samson mengancam seorang ustaz dengan golok. Setelah kejadian itu, warga sepakat menolak kehadirannya di kampung tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga untuk mengantisipasi ulah Samson selanjutnya. Trauma dan rasa takut masih melingkupi warga Kampung Cihurang. (Edo)
Editor : Andra Permana




