Kota SukabumiKriminal dan Hukum

Mesin ATM di Sukabumi Dibobol, Begini Modus Pelaku

ads

Sukabuminow.com || Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Sukabumi Kota melakukan gelar perkara pembobolan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di salahsatu pusat perbelanjaan Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, Kamis (28/2/19) sore tadi. Dalam gelar perkara tersebut, ke-5 pelaku memeragakan proses saat menjalankan aksinya.

Kapolresta (Kepala Polresta) Sukabumi, AKBP Susatyo Purnomo, mengatakan, jumlah pelaku pembobol mesin ATM tersebut sebanyak 5 orang dan berasal dari Lampung Selatan. Sejumlah barang bukti turut diamankan polisi guna kepentingan penyelidikan lebih jauh.

“Inisial komplotan pembobol mesin ATM yakni, J (38), M (35), IT (42), H (42) NS (37). Kami amankan berbagai alat bukti seperti 74 kartu ATM, uang tunai Rp1,9 juta, satu buah tusuk gigi, gunting, pisau cutter, dan pingset atau penjepit,” katanya.

Modus yang digunakan oleh para pelaku bervariasi. Masing-masing memiliki tugas dan peran, mulai dari memasang tusuk gigi hingga melakukan eksekusi pembobolan mesin ATM dengan cara menggunakan kartu ATM milik korbannya.

“Ketika calon korbannya mulai kesulitan menarik uang saat di ATM, para pelaku kemudian berpura-pura membantu korban. Kemudian kartu ATM milik korban ditukarkan dengan kartu ATM milik pelaku,” paparnya.

Baca Juga  :

Setelah kartu ATM korban dikuasai oleh pelaku, lanjut Susatyo, pelaku langsung memasukan kartu ATM yang bukan milik korban, lalu pelaku membawa kartu ATM milik korban. Sedangkan pelaku lainnya mengawasi korban pada saat memijit atau mengetik nomor pin kartu ATM milik korban. Setelah pelaku mengetahui nomor pin korban, pelaku langsung menghubungi rekan pelaku yang sudah membawa kartu ATM milik korban.

“Pelaku mengambil sejumlah uang milik korban di tempat yang berbeda dan mentransferkannya ke rekening milik para pelaku. Besaran uang yang mereka tarik dari rekening korban tergantung jumlah yang ada di masing-masing rekening korban,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat pasal berlapis yakni 362 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara, dan pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara. (Eko Arief)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Inline
Inline