BisnisKabupaten Sukabumi

Kembangkan Furniture Indonesia, Investor China Tawarkan Mesin Canggih

Sukabuminow.com || Puluhan investor dari China mendatangi kawasan industri furniture di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/9/23) siang. Para investor tersebut merupakan pengusaha dari berbagai daerah di China.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sukabuminow.com, kedatangan mereka ke pabrik mebel atau furniture di Olympic Furniture Cemerlang kawasan industri PT. Bogorindo Cemerlang, Cikembar itu, untuk melihat penggunaan mesin yang dipakai.

“Ada sekitar 32 pengusaha atau investor China yang datang ke kawasan industri di Sukabumi. Mereka juga akan mengunjungi sejumlah pabrik yang ada di wilayah Jawa Timur,” terang Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, Selasa (19/9/23).

Para investor China itu, kata Sobur, akan membantu mengembangkan industri mebel di Indonesia dengan penggunaan mesin canggih yang dimilikinya.

“Jadi di balik pertumbuhan industri China bidang furniture yang sangat tinggi, 250 miliar dolar ya, adalah kemampuan teknologinya, machinery-nya yang hebat. Makanya mereka datang ke sini mau melihat, apa yang bisa disupport mereka untuk mengembangkan industri mebel dan kerajinan di Indonesia supaya glowing seperti Vietnam,” beber Abdul Sobur di Pabrik Olympic Furniture Cemerlang.

Di tempat sama GM PT. Bogorindo Cemerlang, Irma Tjandra mengatakan, para investor China berharap ada kerja sama dengan industri mebel atau kerajinan tangan lain yang ada di Indonesia dengan memakai mesin produksi dari China.

“Mereka bergerak di bidang suplayer mesin-mesin furniture. Nanti akan ada pameran di Jakarta, melihat peluang yang ada. Kita akan melakukan kerja sama saling menguntungkan dari mesin-mesin ini. Di sini kan ada kerajinan tangan dan juga furniture, sehingga kita menyiapkan untuk ada industrinya,” ucapnya.

Sementara itu salah satu investor China, Cecilia Tan menjelaskan, perlu ada peningkatan teknologi mesin dalam produksi furniture, sehingga para investor menawarkan mesin yang lebih canggih yang bisa meningkatkan kualitas hasil produksi saat sampai ke konsumen.

“In the national observation for the for machinery to meet that won’t working and single percentage is on the part of them we bring a group here to see our purpose our users (dalam pengamatan Nasional untuk mesin-mesin yang akan memenuhi yang tidak berfungsi dan persentase tunggal ada di pihak mereka, kami membawa grup ke sini untuk melihat tujuan kami, pengguna kami),” terangnya.

“Regarding their feedback for the qualities so that we will see what kind of Technology we shall have or without improved to our end users to make the quality better (mengenai umpan balik mereka untuk kualitas, sehingga kami akan melihat seperti apa teknologi yang akan kami miliki atau tanpa ditingkatkan kepada pengguna akhir kami untuk menjadikan kualitasnya lebih baik),” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button