Sukabuminow.com || Persediaan stok beras. Di Kabupaten Sukabumi masih terkendali. Kendati kemarau panjang melanda. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi : Sudrajat.
Namun ia menyebut. Warga tak perlu khawatir. Sebab tidak akan terjadi kenaikan harga beras. Akibat langkanya beras pada musim kemarau ini.
“Musim kemarau sudah berlangsung. Sejak Juni lalu. Ada 7 ribu hektare lahan kekeringan 3.160 hektare di antaranya tidak bisa dipanen. Sisanya masih bisa,” tuturnya kepada Sukabuminow. Saat dihubungi melalui WhatsApp. Senin (2/9/19).
Baca Juga :
- Asep Setiawan Ternyata Anggota Satlinmas, Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi Kunjungi Rumah Duka
- Meriah, Peringatan Tahun Baru Islam di Caringin Sukabumi
Menurutnya. Momen panen raya dan kekeringan. Datang secara bersamaan. Yakni di bulan Juni. Juli. Dan Agustus. Panen pada Juni. mencapai 22 ribu hektare lebih. Bahkan di Bulan Agustus lalu. Luasan panen mencapai 9 ribu hektar. Sedangkan September diperkirakan mencapai 6 ribu hektar.
“Sehingga ketika kekeringan meluas. Di Kabupaten Sukabumi. Harga beras tidak naik. Karena musim kemarau berbarengan dengan musim panen raya,” jelasnya.
“Rata-rata penghasilan panen raya. Mencapai 5,5 ton gabah kering giling per hektare,” tutupnya. (Diana NH)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
