AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatan

Kampung Pangkalan di Sukabumi, Bangkit Dari Keterpurukan

Sukabuminow.com || Belum lama ini, Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi dilanda kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan. Bahkan, kejadian tersebut hingga merenggut korban jiwa.

Namun kini, kejadian itu telah dikubur dalam-dalam. Masyarakat kampung tersebut menyatakan siap bangkit. Dan tidak akan membiarkan kejadian seperti itu terulang kembali. Dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta meningkatkan kebersihan lingkungan.

“Kami bersinergi dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Jawa Barat. Untuk mengubah Kampung Pangkalan menjadi kaya dengan masyarakat yang sadar dengan PHBS. Sudah 6 minggu ini, HAKLI menjalankan program di sini. Dan sudah terlihat hasilnya,” tutur Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Al Rasyid, dalam Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Di Kampung Pangkalan. Minggu (24/11/19).

Baca Juga :

Komitmen masyarakat yang tidak ingin terjadi lagi kasus keracunan makanan, dituangkan dalam bentuk Deklarasi STBM di hadapan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

“Dasar utama program STBM dari HAKLI ini adalah keracunan makanan yang terjadi beberapa waktu lalu. Setelah diteliti, ternyata pola hidup masyarakat dan lingkungan yang bermasalah. Sekarang sudah ada perbedaan. Bahkan, sudah dibentuk pula Gerakan Ofensif Cegak Keracunan Makanan (Gocek). Kadernya adalah ibu-ibu di sini,” jelasnya.

Di tempat sama, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, menyambut baik Deklarasi STBM di Kampung Pangkalan. Ia menyebut, deklarasi tersebut sebagai awal menuju perubahan yang lebih baik untuk Sukabumi lebih baik.

“Saya minta, deklarasi jangan hanya seremonial di depan saya saja. Saya titip anak-anak. Mereka generasi penerus bangsa yang akan berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan di sini. Mereka nanti yang akan mengingatkan para orang tuanya jika mengotori lingkungan,” pesannya.

Tak hanya itu, Marwan juga meminta agar Kampung Pangkalan dijadikan sebagai Kampung STBM. Seperti halnya banyak Kampung KB di Kabupaten Sukabumi.

“Ini bisa dijadikan percontohan. Sehingga nanti, akan ada lebih banyak Kampung STBM di setiap desa. Dan tidak akan ada lagi kasus keracunan makanan,” pungkasnya. (Bimbim)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close