Kabupaten Sukabumi

Jembatan Cidadap Sukabumi Amblas, Kemen PU Buka Jalan Alternatif

Sukabuminow.com || Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat pasca amblasnya jembatan Cidadap yang berada di ruas jalan nasional Simpenan–Kiara Dua, Kabupaten Sukabumi. Jalur ini merupakan penghubung vital antara Desa Loji dan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan hingga akses utama ke wilayah Pajampangan.

Amblasnya jembatan menyebabkan akses kendaraan, terutama roda empat, terputus total. Hanya kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil bantuan kemanusiaan yang saat ini diperbolehkan melintas secara terbatas.

Alternatif Lewat Bojongkopo

Untuk mengatasi kemacetan dan mendukung kelancaran pembangunan jembatan utama, Kementerian PU kini tengah membuka jalan alternatif. Jalur ini dibangun melewati pesawahan warga hingga tembus ke kawasan permukiman di Kampung Bojongkopo, Desa Loji.

Dandi Sulaeman, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, menyampaikan bahwa pembukaan jalan alternatif ini merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan jembatan utama yang amblas.

“Informasi dari Kementerian PU, pembukaan jalan alternatif bertujuan memperlancar distribusi material dan mendukung percepatan pembangunan jembatan Cidadap,” jelas Dandi saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/25).

Sistem Satu Arah Diterapkan

Lebih lanjut, Dandi menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan sistem satu arah. Arus kendaraan diarahkan dari area mini market menuju pesawahan, hingga ke perkampungan Bojongkopo.

“Jalur alternatif ini akan diberlakukan sistem satu arah untuk menghindari kemacetan dan memastikan keamanan warga sekitar,” ujarnya.

Target Rampung Sebelum Lebaran

Pembangunan jalan alternatif ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri 2025, sementara konstruksi jembatan baru dengan lebar 2 meter direncanakan dimulai usai lebaran dan diperkirakan selesai pada Agustus 2025.

“Kalau untuk jalan alternatif, targetnya harus selesai sebelum lebaran. Sedangkan pembangunan jembatan utama dimulai setelah lebaran dan diharapkan tuntas pada Agustus,” pungkasnya. (Edo)

Redaktur : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page