AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

IKLH Sukabumi 2025 Tembus 69,67, Lampaui Target Nasional Pengelolaan Lingkungan

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat capaian positif dalam pengelolaan lingkungan hidup. Berdasarkan hasil pengukuran terbaru, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Sukabumi tahun 2025 mencapai 69,67, melampaui target yang ditetapkan sebesar 65,89.

Capaian tersebut menunjukkan kenaikan 4,22 poin dibandingkan IKLH tahun 2024 yang berada di angka 65,15. Dengan hasil tersebut, status kualitas lingkungan hidup Kabupaten Sukabumi secara resmi masuk dalam kategori sedang, sekaligus menegaskan tren perbaikan kondisi lingkungan di daerah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menjelaskan bahwa IKLH menjadi indikator utama dalam menilai kinerja daerah terhadap pengelolaan lingkungan secara menyeluruh.

“IKLH merupakan gambaran utuh tentang kondisi kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sukabumi. Capaian tahun 2025 ini menunjukkan bahwa upaya pengendalian dan pemulihan lingkungan mulai menunjukkan hasil yang positif,” ujar Nunung, Minggu (8/2/26).

Nunung menambahkan, penilaian IKLH berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2025, yang mencakup tiga indikator utama, yakni Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), dan Indeks Kualitas Lahan (IKL).

Menurutnya, ketiga indikator tersebut saling berkaitan dan mencerminkan keseimbangan antara aktivitas pembangunan dan daya dukung lingkungan.

“Perbaikan tidak hanya terjadi pada satu aspek, tetapi relatif merata. Kualitas air, udara, dan lahan menjadi fokus utama dalam kebijakan lingkungan daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Nunung menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir, melainkan modal penting untuk memperkuat kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami tidak berhenti pada angka. IKLH menjadi dasar perumusan program ke depan, agar pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan hidup,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan kualitas lingkungan.

“Kesadaran masyarakat, dunia usaha, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah menjadi kunci agar tren positif ini dapat terus meningkat,” tambah Nunung.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sukabumi dinilai mampu berkontribusi terhadap target nasional dalam pengelolaan lingkungan hidup, sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah yang mulai serius menempatkan isu lingkungan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page