Kabupaten SukabumiPeristiwa

Identitas Mayat di Simpenan Sukabumi Terungkap

Sukabuminow.com || Tim Inafis Polres Sukabumi berhasil menemukan identitas mayat laki-laki tanpa busana yang ditemukan di bantaran Sungai Cimandiri, Kamis (5/12/24) sekitar pukul 06.00 pagi. Saat ditemukan tepat di Kampung Pajagan RT 08/02, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu, mayat tersebut tersangkut di antara pohon pisang.

Berita Terkait :

Pantauan di lapangan, pemeriksaan identitas mayat tersebut dilakukan di kamar jenazah RSUD Palabuhanratu. Melalui pemeriksaaan sidik jari, tim inafis memastikan mayat tersebut bernama Sahroni berusia 45 tahun.

“Kalau melihat kondisi jasad, kurang lebih 12 jam korban meninggal. Hasil pemeriksaan luar itu dari hasil lukanya, ditemukan luka robek di bagian pinggang kiri bawah. Tapi memang sudah dilihat permukaan tidak merata kemungkinan robekan akibat suatu benda tumpul. Kemudian di bagian dagu ada luka robek tapi permukaan tidak rata, kemudian ada beberapa luka goresan. Itu kemungkinan mekanisme benda tumpul. Sebagian kulit juga sudah mengelupas,” terang dokter jaga IGD RSUD Palabuhanratu, Sabrina, Kamis siang.

Berdasarkan keterangan lanjutan yang dihimpun Sukabuminow. com, Sahroni merupakan warga Kampung Ciawitali RT 06/10, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Hal itu dikuatkan oleh pengakuan Irwansyah (17 th), yang tak lain anak dari Sahroni.

“Almarhum berangkat mengantar saya ke sekolah kemarin karena sedang ujian. Namun di perjalanan terhambat longsor di jalan. Kita berusaha bahkan sampai harus ganti motor pinjam teman ayah nyampe longsor terakhir di atas Loji.”

“Kemudian saya digendong (ayah) disebrangkan karena motor gak bisa lewat. Nyebrang (sungai) pakai titian balok biar kaki gak tenggelam. dari situ berpisah, saya dijemput temen ayah pergi, dari situ kita lost kontak,” jelasnya.

Irwan mengaku mendapat kabar penemuan mayat dari WA grup. Awalnya kabar tersebut tak dihiraukannya, namun rasa penasaran mendorongnya untuk mencari tahu. Terlebih ayahnya juga tak kunjung pulang.

“Akhirnya tadindatang ke kamar jenazah RSUD Palabuhanratu. Ternyata benar, itu bapak,” pungkasnya.

Saat ini, jenazah Sahroni telah diurus untuk dibawa pulang pihak keluarga untuk dikebumikan. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page