Semarak Hari Jadi Desa Jayanti Sukabumi ke-14, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Karnaval Budaya

Sukabuminow.com || Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan memperingati Hari Jadi ke-14 pada 24 hingga 28 Juni 2026. Mengusung tema “Tebarkan Kebaikan, Lanjutkan Kebersamaan”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum memperkuat pelayanan kepada masyarakat, membangun kualitas sumber daya manusia, serta melestarikan nilai budaya lokal.

Kepala Desa Jayanti, Nandang, mengatakan bahwa peringatan hari jadi desa merupakan refleksi perjalanan pembangunan yang telah dilalui selama 14 tahun sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan pembangunan desa.

Menurutnya, kemajuan desa tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah desa semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Hari jadi desa ini merupakan momentum untuk bersyukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat. Lebih dari itu, kami ingin mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama membangun Desa Jayanti agar semakin maju serta sejahtera,” ujar Nandang, Jumat (19/6/26).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan yang telah disusun sengaja dirancang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, sosial, pendidikan, keagamaan, olahraga, hingga pelestarian budaya.

Pada 24 Juni 2026, masyarakat akan mendapatkan layanan cek kesehatan gratis serta kegiatan donor darah yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kepedulian sosial.

“Kesehatan menjadi salah satu fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kegiatan pelayanan kesehatan dan donor darah kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ketua DPK APDESI Kecamatan Palabuhanratu itu.

Selain itu, mulai 24 hingga 26 Juni 2026 akan digelar kreasi seni warga yang menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi dan kreativitas lokal yang selama ini berkembang di Desa Jayanti.

Memasuki 25 Juni 2026, suasana kebersamaan akan semakin terasa melalui kegiatan gebyar senam, hadroh, dan tabligh akbar. Menurut Nandang, kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat kesehatan jasmani sekaligus memperkokoh nilai spiritual masyarakat.

“Kami ingin pembangunan desa berjalan secara seimbang. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, akhlak, dan kualitas kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Aspek sosial juga menjadi perhatian utama dalam peringatan hari jadi desa tahun ini. Pada 26 Juni 2026, Pemerintah Desa Jayanti akan menggelar bakti sosial santunan anak yatim dan piatu serta penyerahan bantuan bagi siswa-siswi berprestasi.

Program tersebut, kata Nandang, merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan sekaligus upaya mendorong generasi muda agar terus berprestasi.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus belajar dan meraih prestasi. Mereka adalah aset penting yang akan menentukan masa depan Desa Jayanti,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga identitas budaya daerah, masyarakat juga akan disuguhkan pertunjukan seni tradisional debus yang menjadi salah satu warisan budaya Nusantara yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Pelestarian budaya dinilai menjadi isu strategis yang harus terus dijaga di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi.

“Budaya merupakan jati diri bangsa. Melalui kegiatan ini kami ingin generasi muda mengenal, mencintai, dan ikut menjaga warisan budaya yang menjadi kebanggaan daerah,” kata Nandang.

Puncak kemeriahan akan berlangsung pada 27 Juni 2026 melalui karnaval cosplay kostum budaya dan atraksi drumband serta pembagian doorprize. Kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi masyarakat dalam menampilkan keberagaman budaya serta kreativitas warga.

Sementara itu, sektor olahraga turut mendapat perhatian melalui pelaksanaan Open Tournament Volleyball yang berlangsung pada 27 hingga 28 Juni 2026.

Menurut Nandang, olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat silaturahmi antarmasyarakat.

“Melalui turnamen bola voli ini kami berharap lahir semangat sportivitas, kebersamaan, dan muncul bibit-bibit atlet yang dapat mengharumkan nama daerah di masa depan,” tuturnya.

Lebih jauh, Nandang menegaskan bahwa tema “Tebarkan Kebaikan, Lanjutkan Kebersamaan” dipilih karena selaras dengan tantangan pembangunan desa saat ini yang membutuhkan kolaborasi, kepedulian sosial, dan persatuan masyarakat.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-14 Desa Jayanti dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Desa yang maju bukan hanya dilihat dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan, kepedulian sosial, kualitas sumber daya manusia, dan kemampuan masyarakat menjaga nilai budaya. Semoga Hari Jadi ke-14 Desa Jayanti menjadi energi positif untuk melanjutkan pembangunan yang lebih baik bagi seluruh warga,” pungkas Nandang.

Perayaan Hari Jadi ke-14 Desa Jayanti tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi contoh bagaimana peringatan hari jadi desa dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru