Hujan Ekstrem Dua Hari, Banjir Landa Cibadak Sukabumi

Sukabuminow.com || Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi selama dua hari berturut-turut mengakibatkan banjir di Kampung Babakan Banten, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa banjir terjadi pada Sabtu dan Minggu, 12 dan 13 April 2025, dengan puncak kejadian tercatat pada pukul 18.00 WIB dan 15.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengonfirmasi bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus sejak Sabtu. Akibatnya, enam unit rumah warga terendam air, serta sejumlah fasilitas warga turut terdampak.

“Total ada enam rumah yang terdampak banjir. Meskipun tidak ada korban jiwa, sejumlah kerugian material dilaporkan, termasuk kolam ikan dan unit usaha konveksi,” ujar Deden dalam keterangannya, Minggu (13/4/25).

Berikut rincian rumah terdampak:

  1. Rumah milik Amir (1 KK, 1 jiwa), dua kolam lele miliknya terbawa arus.
  2. Rumah milik Encep Agus Suheri (1 KK, 5 jiwa)
  3. Rumah milik Eman (1 KK, 2 jiwa)
  4. Rumah milik Usman (1 KK, 1 jiwa)
  5. Rumah milik Tedi (1 KK, 4 jiwa)
  6. Rumah milik Nanda (1 KK, 5 jiwa)

Selain itu, kolam ikan milik Uneng dan usaha konveksi milik Febri juga dilaporkan terendam.

Hingga laporan ini disusun, belum ada warga yang mengungsi maupun dilaporkan menderita luka. Cuaca di lokasi masih dilaporkan hujan rintik-rintik.

Pemerintah Desa Sukasirna bersama Babinsa dan staf Kecamatan Cibadak telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian serta memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

“BPBD Kabupaten Sukabumi juga sudah turun melakukan assessment dan monitoring situasi di lapangan. Saat ini kebutuhan mendesak warga adalah tempat tidur yang layak,” tambah Deden.

Data kejadian ini diperoleh dari Pemerintah Desa Sukasirna dan Ketua RW 009, yang secara aktif melakukan pelaporan dan pemantauan sejak awal banjir melanda.

BPBD Sukabumi mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Andry Hidayat)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru