AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatan

Guru Susan Pulih, Ajak Masyarakat Jalani Vaksinasi Covid-19

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Susan Antela (31 th), seorang guru yang sempat menggegerkan Kabupaten Sukabumi bahkan mengundang perhatian Presiden Jokowi akibat mengalami kelumpuhan setelah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua, kini berangsur pulih.

Warga Kampung Pasir Talaga RT 03/06, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi itu kini sudah bisa berdiri, berbicara lantang, serta penglihatannya tak lagi buram. Sebelumnya Susan diketahui mengidap Guillain Barre Syndrome (GBS) yang menyebabkan dirinya lumpuh dan penglihatan buram usai divaksin dosis kedua.

“Alhamdulillah kondisinya semakin baik. Sekarang sudah bisa berdiri sendiri tanpa dipegang, kuat sampai 5 menit berdiri tanpa dipegang. Tapi belum sampai jalan, baru berdiri doang. Untuk melihatnya juga katanya burem-buremnya mulai agak tipis, cuma kontras warna belum pas. Jadi ngeliat yang warna coklat (jadi) krem gitu, jadi belum pas. Bicaranya sekarang juga udah lancar. Alhamdulillah sudah banyak perubahan dari awal sampai sekarang,” kata adik kandung Susan, Yayu, saat dihubungi via telepon, Kamis (10/6/21).

Yayu menjelaskan, kakaknya juga beberapa kali melakukan kontrol saraf ke dokter di RSUD Palabuhanratu dan terapi di RSUD Sekarwangi. Bahkan dokter sangat mengapresiasi semangat sembuh guru di SMAN 1 Cisolok itu.

“Setiap kontrol juga dokternya bilang, bagus nih bu Susan semangat sembuhnya, selalu ada perbaikan katanya. Untuk kontrol sarafnya di Palabuhanratu 3 kali sebulan, dan untuk terapi ke Sekarwangi sebulan sekali. Sejauh ini sudah 3 kali terapi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Susan juga memotivasi masyarakat untuk ikut vaksinasi. Ajakan tersebut ia buat dalam bentuk video yang kemudian diunggah dan dibagikan oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komumikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri.

“Assalamu’alaikum Wr. Wb. Untuk masyarakat semuanya dalam kondisi Covid sekarang jangan takut melakukan vaksin, karena pemerintah tahu yang terbaik untuk kita semua. Untuk apa?, ya untuk kembali normal lagi seperti sedia kala. Vaksin itu bukan sesuatu yang menakutkan, karena itu semua sebenarnya tergantung dari kondisi tubuhnya masing-masing,” kata Susan dalam video yang dibuatnya

“Semisal untuk kita melakukan vaksin itu kan dicek dulu ya, kalau lulus berarti melakukan vaksin. Semisal saya lulus kemarin, ternyata kondisi saya seperti ini. Ternyata sudah disampaikan sebelumnya bahwa kondisi lah yang berbeda dari yang lain. Jadi untuk masyarakat semuanya dari kalangan apapun ikuti anjuran pemerintah. Karena insya Allah pemerintah tidak menjerumuskan ke hal yang tidak baik, ini semua untuk kestabilan kita semua. Jangan lupa vaksin, terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb,” jelas Susan.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close