Sukabuminow.com || Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Sebuah mobil Suzuki Karimun terguling di KM 68 A arah Sukabumi, Minggu (15/3/26) sekitar pukul 15.06 WIB.
Insiden terjadi saat hujan mengguyur wilayah tersebut dan diduga dipicu kondisi kendaraan yang kehilangan traksi di permukaan jalan tol yang basah.
Mobil Suzuki Karimun putih bernomor polisi B 1505 EYJ yang dikemudikan Muhamad Salabi (47 th), warga Depok Mulya II Blok AE No.20 RT 03/16 Kelurahan Beji, Kota Depok, dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di tengah jalur.
Kepala Induk PJR Tol BORR dan Bocimi, Kompol Suwito menjelaskan kendaraan saat itu melaju dari arah Jaya menuju Sukabumi di lajur dua.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mengaku ban kendaraan mengalami slip saat kondisi hujan, sehingga kendaraan kehilangan kendali,” ujar Suwito.
Akibat hilangnya kendali tersebut, pengemudi membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan menabrak guardrail pembatas jalan. Benturan itu membuat mobil terguling di badan jalan tol.
Berdasarkan hasil penanganan petugas di lokasi, kendaraan akhirnya berhenti di antara lajur satu dengan posisi serong menghadap selatan.
Mobil dalam kondisi terguling dengan posisi ban kiri berada di bagian atas, sedangkan sisi kanan kendaraan menempel di permukaan jalan.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang menerima laporan dari Senkom Bocimi langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan arus lalu lintas.
“Petugas mendata identitas pengemudi dan kendaraan, mengamankan lokasi, serta melakukan evakuasi kendaraan dari badan jalan,” kata Suwito.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka serius. Namun kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp6 juta.
Arus lalu lintas di ruas Tol Bocimi sempat melambat saat proses evakuasi berlangsung, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.
Hasil penelusuran awal di lokasi menunjukkan kondisi hujan yang mengguyur jalur Tol Bocimi berpotensi membuat permukaan jalan menjadi lebih licin, terutama di jalur dengan kecepatan tinggi.
Kombinasi antara kecepatan kendaraan, kondisi ban, serta genangan air tipis (aquaplaning) sering menjadi pemicu kecelakaan tunggal di jalan tol saat hujan.
Pengamat keselamatan transportasi menyebutkan fenomena ban slip atau kehilangan traksi dapat terjadi ketika ban tidak mampu mencengkeram permukaan aspal yang basah, sehingga kendaraan mudah kehilangan kendali.
Kasus ini menjadi pengingat bagi pengendara yang melintas di Tol Bocimi, terutama menuju kawasan wisata Sukabumi, untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan saat kondisi cuaca buruk.
Ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Tol ini menjadi jalur utama menuju berbagai destinasi wisata di Sukabumi seperti kawasan pantai selatan, Geopark Ciletuh, hingga jalur wisata pegunungan.
Kondisi tersebut membuat faktor keselamatan berkendara menjadi perhatian penting bagi pengguna jalan tol.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
