AdvertorialKabupaten SukabumiKomunitasPemerintahan

Bupati Sukabumi Dorong GP Ansor Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan Ketahanan Sosial Nasional

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menegaskan posisinya sebagai daerah penyangga ketahanan sosial nasional melalui penguatan peran organisasi kepemudaan. Salah satu langkah strategis tersebut ditunjukkan dengan pelantikan kepengurusan baru Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2025–2029 yang dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, Minggu (8/2/26).

Dalam momentum tersebut, Asjap tidak menekankan aspek seremonial, melainkan mendorong GP Ansor untuk mengambil peran konkret sebagai mitra pemerintah dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal hingga nasional.

Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti GP Ansor memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan bangsa, mulai dari radikalisme, disinformasi digital, degradasi moral, hingga rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan.

“GP Ansor bukan hanya organisasi kaderisasi, tetapi harus menjadi social engine yang mampu menjaga harmoni masyarakat, memperkuat toleransi, dan berkontribusi langsung pada agenda pembangunan daerah dan nasional,” tegas Asjap.

Ia menilai, Kabupaten Sukabumi sebagai wilayah dengan jumlah penduduk besar dan karakter sosial yang beragam membutuhkan peran aktif organisasi pemuda yang memiliki akar ideologis kuat, moderat, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Lebih jauh, Asjap menekankan pentingnya kolaborasi antara GP Ansor dengan pemerintah daerah dalam program strategis seperti penguatan literasi digital, pemberdayaan ekonomi pemuda, serta edukasi kebangsaan berbasis komunitas.

“Sinergi antara pemerintah dan GP Ansor harus diarahkan pada program nyata, bukan hanya kegiatan simbolik. Kita butuh pemuda yang mampu menjadi agen perubahan di desa, sekolah, kampus, dan ruang digital,” ujarnya.

Di tempat sama, etua GP Ansor Kabupaten Sukabumi terpilih, Ahmad Firdaus, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi lebih progresif dan responsif terhadap isu-isu sosial aktual, termasuk penguatan peran pemuda dalam ekonomi kreatif, kewirausahaan sosial, serta penanggulangan ekstremisme.

Pelantikan ini sekaligus menandai transformasi peran GP Ansor dari sekadar organisasi kader keagamaan menjadi aktor strategis dalam ekosistem pembangunan daerah. Dengan basis massa yang luas dan jaringan struktural hingga tingkat desa, GP Ansor diproyeksikan menjadi salah satu pilar ketahanan sosial Kabupaten Sukabumi yang berdampak secara nasional.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menilai penguatan organisasi pemuda bukan sekadar kebutuhan sektoral, melainkan investasi sosial untuk menjaga stabilitas, produktivitas, dan kohesi bangsa di masa depan.

“Pembangunan tidak cukup dengan infrastruktur. Kita butuh infrastruktur sosial. Di situlah peran GP Ansor menjadi sangat penting bagi masa depan Indonesia,” pungkas Asjap.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page