Jembatan Garuda Suci Sukabumi Diresmikan, Akses Warga Cikembar Kini Terhubung hingga Mobilitas Ekonomi

Sukabuminow.com || Harapan masyarakat Kadusunan Sukamantri dan Cikaret, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk memiliki akses penghubung yang lebih baik akhirnya terwujud.

Jembatan Garuda Suci resmi diresmikan pada Senin (20/7/26). Peresmian tersebut dilakukan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih bersama Bupati Sukabumi Asep Japar.

Kehadiran jembatan ini menjadi perhatian masyarakat karena tidak hanya membuka akses transportasi. Infrastruktur tersebut juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Jembatan Garuda Suci dibangun melalui kolaborasi TNI dan masyarakat. Proses pembangunannya berlangsung sekitar 35 hari sejak Juni 2026.

Bagi warga, pembangunan jembatan tersebut menjadi perubahan penting. Sebelumnya, akses yang tersedia hanya dapat dilalui sepeda motor. Kini, kendaraan roda empat sudah dapat melintas.

Warga Kadusunan Cikaret, Udat (72 th), mengaku sangat merasakan manfaat pembangunan Jembatan Garuda Suci.

“Alhamdulillah, sekarang jembatannya sudah bisa dilalui mobil. Sebelumnya hanya bisa dilalui motor. Benar-benar terasa manfaatnya,” ujar Udat saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda Suci.

Menurutnya, jembatan tersebut membuat mobilitas masyarakat menuju wilayah perkotaan menjadi lebih cepat. Warga tidak lagi harus menempuh jalur memutar ketika menggunakan kendaraan roda empat.

“Kalau dulu harus memutar dari sini untuk ke kota, terutama kalau menggunakan mobil. Sekarang bisa melalui jembatan dengan waktu tempuh yang jauh lebih cepat,” katanya.

Manfaat Jembatan Garuda Suci juga dirasakan Lina, warga setempat. Ia menilai jembatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.

Menurutnya, akses tersebut juga dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat ketika terjadi kepadatan lalu lintas di jalan utama.

“Ini sering menjadi alternatif ketika ada kemacetan. Termasuk menjadi akses warga ketika berangkat bekerja. Bahkan bisa menjadi alternatif menuju Kecamatan Jampangtengah,” ungkapnya.

Kehadiran jembatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur di tingkat desa memiliki dampak yang luas. Akses transportasi yang lebih baik dapat membantu memperlancar pergerakan orang dan barang.

Dalam konteks Kabupaten Sukabumi yang memiliki wilayah luas, konektivitas antarkawasan menjadi salah satu isu strategis. Infrastruktur penghubung seperti Jembatan Garuda Suci berpotensi memperkuat hubungan antara kawasan permukiman, sentra pertanian, pusat layanan publik, dan wilayah perkotaan.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi pembangunan Jembatan Garuda Suci yang dilakukan melalui kolaborasi TNI dan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menilai jembatan itu memiliki posisi strategis bagi kehidupan masyarakat.

“Jembatan yang dibangun ini sangat strategis. Ini menjadi urat nadi masyarakat dari sisi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan lainnya. Kami sangat menyambut baik pembangunan ini,” tegas Asjap.

Ia menambahkan, kehadiran Jembatan Garuda Suci juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perdesaan.

Asjap menyebut berbagai program pemerintah pusat yang menyentuh masyarakat secara langsung, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan sekolah rakyat.

“Banyak program Presiden Prabowo yang benar-benar menyentuh masyarakat desa. KDKMP juga sudah ada beberapa yang beroperasi di Sukabumi. Jika KDKMP dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat terwujud secara optimal, insyaallah perekonomian di desa akan semakin baik,” ujarnya.

Asjap menegaskan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat sama, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan Jembatan Garuda Suci merupakan program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga di sekitar.

“Semoga dengan adanya jembatan ini, berbagai hal bagi masyarakat sekitar dapat meningkat. Baik kepedulian sosial, perekonomian, maupun silaturahmi antar-dusun agar semakin lancar,” ungkapnya.

Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat.

Bagi warga Sukamantri dan Cikaret, Jembatan Garuda Suci kini bukan sekadar infrastruktur penghubung. Jembatan tersebut diharapkan menjadi pintu baru bagi mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses masyarakat menuju berbagai layanan penting.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana


BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru